Menu

Bolos Sekolah, Enam Pelajar Diamankan

  Dibaca : 607 kali
Bolos Sekolah, Enam Pelajar Diamankan
BERI NASIHAT— Kasatpol PP Padang, Alfiadi memberikan nasihat kepada pelajar yang berhasil diamankan karena bolos saat jam pelajaran, Selasa (25/2).

TAN MALAKA, METRO
Enam pelajar diamankan Satpol PP Padang, Selasa (25/2) saat nongkrong di warung. Mereka bolos di jam pelajaran yang sedang berlangsung.

Petugas yang mendapat laporan dari Babinsa serta pihak Kelurahan Simpang Haru, langsung turun ke lokasi. Ternyata benar, didapati pelajar tengah asyik duduk dan berkumpul di salah satu warung kawasan Simpang Haru tersebut.

Selanjutnya, para pelajar ini dibawa ke Mako Satpol PP Jalan Tan Malaka. Di Mako Satpol PP, ke enam pelajar SMA ini membuat surat pernyataan serta pemanggilan kepada orang tua serta pihak sekolahnya.

Kasat Pol PP Padang, Alfiadi mengatakan, berkumpul-kumpul merupakan awal memicu terjadi aksi kriminal, kenakalan remaja. Tentu ini menjadi bagian tugas Satpol PP dalam menjaga ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Alfiadi berpesan kepada pelajar agar mereka serius dalam belajar, supaya tidak mengecewakan orang tua. “Kalian harus sadar, kalian adalah harapan orangtua, gaya nakal dan huru-hara ini tidak ada nilai positifnya justru banyak negatifnya,” ujar mantan kepala Bapenda Kota Padang ini.

Ia menjelaskan, untuk proses lebih lanjut kepada para pelajar ini, orang tua dan pihak sekolahnya dipanggil ke Satpol PP Padang guna memberitahukan perilaku anak-anaknya. Sehingga ke depan mereka tidak lagi mengulangi perbuatan yang suka bolos di jam pelajaran.

Saat dilakukan pemeriksaan oleh PPNS Satpol PP Padang kepada mereka, salah satu ponsel milik pelajar ini ditemukan aplikasi pembuka situs video porno. “Ya, kita dapati satu HP ditemukan aplikasi untuk nonton video orang dewasa,” ujarnya.

Ia mengimbau agar pihak sekolah lebih intens dalam pengawasan kepada muridnya agar benar-benar mengatahui keberadaan mereka serta memperkecil celah untuk mereka keluyuran di jam pelajaran.

“Dan kepada masyarakat serta orangtua agar ikut berpartisipasi dalam pengawasan, agar kenyamanan terwujud dan hal yang terduga tak dialami generasi muda,” sebutnya.

Anggota Komisi I DPRD Padang, Jumadi meminta kepada pihak sekolah agar awasi anaknya secara ketat dan jangan usir mereka jika telat. Beri sanksi dan hukuman lain, agar anak tak keluyuran dan keamanan terwujud.

“Dan kepada para orangtua juga harus berpartisipasi dalam hal ini, jangan lengah. Ini demi keselamatan anak dan menghindari hal yang tak diinginkan terjadi,” ujar kader Golkar ini. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional