Menu

Bocah 10 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Istri Bupati

  Dibaca : 854 kali
Bocah 10 Tahun Tewas Ditabrak Mobil Dinas Istri Bupati
PERLIHATKAN MOBIL— Kanit Laka Satlantas Polres Pariaman Ipda Afrizal Sahar perlihatkan mobil dinas istri Bupati Padangpariaman yang diamankan sebagai barang bukti kasus tabrak lari yang menewaskan bocah 10 tahun.

PARIAMAN, METRO
Kasus tabrak lari yang menewaskan seorang anak usia 10 tahun di Jalan Syekh Burhanuddin Dusun Binasa, Desa Marunggi, Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman, akhirnya terkuak. Mobil jenis minibus warna hitam merek Toyota Innova Venturer yang menabrak bocah malang itu ternyata mobil dinas Ketua PKK  Padangpariaman atau istri Bupati Padangpariaman.

Aksi tabrak lari itu terjadi pada Kamis (16/7) lalu. Ketika itu, bocah malang itu sedang berjalan kaki sepulang belajar mengaji dan tiba-tiba ditabrak mobil Innova dengan kecepatan tinggi hingga korban tewas di lokasi kejadian. Sementara mobil yang menabrak kabur meninggalkan korban begitu saja.

Satlantas Polres Pariaman yang mendapatkan laporan adanya tabrak lari yang menyebabkan pejalan kaki meninggal dunia, kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari keterangan saksi mata dan hasil penyelidikan, ternyata kendaraan yang menabrak korban adalah mobil dinas dari Pemerintah Kabupaten Padangpariaman yang dikendarai oleh sopir istri Bupati Padangpariaman.

Setelah berhasil mengungkap identitas mobil tabrak lari, Satlantas Polres Pariaman kemudian mengamankan sopir istri Bupati Padangpariaman berinisial RYO (20) sekaligus mengamankan mobil Innova Venturer yang dikendarai saat menabrak korban sebagai barang bukti. Terlihat, mobil yang menggunakan pelat nomor BA 1172 BB yang diamankan Polisi, mengalami penyok pada bagian depan yang diduga bekas benturan tubuh korban ketika ditabrak.

Kapolres Pariaman AKBP Deny Rendra Laksmana melalui Kasat Lantas Polres Pariaman, Iptu Muhammad Sugindo mengatakan, terungkapnya kasus tabrak lari ini berawal dari laporan warga bahwa satu unit mobil minibus menabrak seorang bocah saat pulang mengaji. Bocah itu meninggal dunia, sementara mobil tidak ada di lokasi atau pengemudi melarikan diri.

“Setelah mendapat laporan itu, pihaknya, yang dipimpin  oleh Kanit Laka Lantas, Ipda Afrizal Sahar mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP. Dari olah TKP dan penyelidikan kami, diketahuilah mobil tabrak lari itu merupakan mobil Innova Venturer BA 1172 BB yang dikemudikan sopir istri Bupati Padangpariaman. Saat kejadian mobil itu tidak menggunakan plat merah atau nomor seri mobil dinas BA 17 F,” ungkap Iptu Sugindo.

Setelah mengetahui identitas sopir, Iptu Sugindo menjelaskan, pihaknya langsung menelepon pelaku dan meminta untuk datang ke kantor lantas. Namun, ketika disuruh datang, pelaku mengelak dengan berbagai alasan yang kemudian akhirnya bersedia juga untuk datang.

“Sopir istri Bupati itu berinisial RYO (20). Saat ini pelaku bersama barang bukti telah diamankan untuk diproses hukum. Sopir itu sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Terhadap tersangka disangkakan pasal 310 ayat 4 dan 312 UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara,” ungkap Iptu Suginto.

Sementara itu Kabag Humas Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung membenarkan bahwa mobil yang mengalami kecelakaan itu mobil dinas Pemerintah Padangpariaman. Sehari-hari kendaraan digunakan Ketua Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Padang Pariaman, Rena Sofia Ali Mukhni.

“Mobil tersebut merupakan mobil dinas Ketua PKK atau istri Pak Bupati. Namunsaat kejadian istri Bupati tidak ada di dalam mobil. Karena waktu itu sedang ada kunjungan di Jakarta. Pihak Pemkab sudah mendatangi keluarga korban. Pihak korban menerima kejadian tersebut, namun pihak keluarga tetap menunggu proses hukum oleh Kepolisian,” kata Anton.

Ditambahkan Anton, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman atas kasus ini mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya korban. Rencananya, bupati beserta istri akan mengunjungi keluarga almarhum sebagai bentuk turut berdukacita.

“Secara kekeluargaan Bupati dan istri nanti malam akan mengunjungi rumah korban. Tapi mengenai permalasahan hukum, ini secara pribadi, kami serahkan ke polisi. Ini musibah kita tidak tahu. Sopir ini statusnya tenaga harian lepas,” pungkasnya. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional