Close

BNN Geledah Kamar Warga Binaan Kelas II B Paya­kumbuh

GELEDAH—BNN bersama pihak Lapas Kelas II B Payakumbuh lakukan penggeledahan alat komunikasi kepada warga binaan.

SUDIRMAN, METRO–Lembaga Permasya­rakatan Kelas II B Paya­kumbuh di back up Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Payakumbuh mela­kukan Penggeledahan di Kamar warga binaan Lapas yang berada di Pusat Kota Payakumbuh pada Kamis (23/9).  Penggeledahan ter­se­but dilakukan usai pihak Lapas mendeklarasikan diri bebas dari Handphone (HP), Narkoba dan Pu­ngu­tan Liar (Pungli). Kepala LP Kelas II B Payakumbuh, M. Kha­meily memimpin dek­larasi yang digelar di ha­laman Lapas yang ada di tengah kota Payakumbuh itu.

Didampingi Kalapas, Ke­pala BNNK Payakumbuh, M. Febbrian Jufril menyaksikan sejumlah personil BNNK melakukan penggeledahan di tiap kamar warga binaan serta seluruh bagian di La­pas. Namun dari penggele­dahan yang dilakukan tidak ditemukan Narkoba, Alat Komunikasi maupun senjata tajam. Petugas hanya me­nemukan korek api gas tak berkepala yang tak lagi digunakan.

“Iya kita melakukan si­nergitas dengan pihak La­pas untuk mendeteksi dini apakah di Lapas Paya­kum­buh ini terdapat pengen­dalian Narkoba melalui alat komunikasi/Handphone. Na­mun hal tersebut tidak kita temui. Kita hanya men­dapati beberapa korek gas bekas,” sebut Kepala BNNK Payakumbuh, M. Febrian Jufril didampingi Kasi P2M, Indra Yulita, kepada war­tawan.

Mantan Pegawai BNN Pusat itu juga menyebutkan, selain melakukan penggele­dahan di Lapas Paya­kum­buh, pihaknya juga melaku­kan tes urine bagi pengawas Lapas. Dari hasil tes urine bagi pegawai lapas, tidak ada yang terdeteksi meng­gunakan narkoba. “Kita juga melakukan Tes Urine bagi puluhan pegawai Lapas un­tuk mengetahui apakah me­re­ka terlibat penyalah­gu­naan Narkoba atau tidak,” ucapnya.

Sementara M. Khameily dalam Deklarasi menye­butkan bahwa pihaknya siap untuk menyatakan perang terhadap alat ko­munikasi illegal/zero Hand­phone, Nar­koba maupun pungutan liar.

“Kami petugas Lapas kelas II B Payakumbuh de­ngan ini berjanji siap mela­kukan pembatasan peng­gunaan handphone bagi petugas dan warga binaan, siap melaksanakan bebas pungutan liar dalam ben­tuk uang atau barang ser­ta siap melaksanakan ste­ril pere­daran Narkoba,” ucap Kha­meily diikuti puluhan petu­gas Lapas. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top