Menu

BLT Dibagi di Kantor Wali Nagari Di Kampuang Gelapuang Ulakan Keca­matan Ulakan Tapakih Ka­bu­paten Padangpariaman , Gunakan untuk Usaha Produktif

  Dibaca : 187 kali
BLT Dibagi di Kantor Wali Nagari Di Kampuang Gelapuang Ulakan Keca­matan Ulakan Tapakih Ka­bu­paten Padangpariaman , Gunakan untuk Usaha Produktif
SERAHKAN BLT— Kasi Trantib Anesa Satria menyerahkan BLT kepada salah seorang warga.

PDG.PARIAMAN, METRO–Terciptanya peng­gu­naan Dana Desa yang te­pat guna dan tepat sasa­ran, telah ditetapkan prio­ritas dengan tiga fokus anggaran Dana Desa ta­hun 2021. Pertama, Pemu­lihan Ekonomi Nasional (PEN) sesuai kewenangan desa. Kedua, program Prio­ritas Nasional sesuai kewe­nangan Desa yang meli­puti pendataan Desa, pe­me­taan potensi dan sum­ber daya, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, pengem­ba­ngan desa wisata, pengua­tan ketahanan pangan dan pencegahan stunting serta Desa inklusif. Terakhir ialah adaptasi kebiasaan baru yaitu Desa Aman Covid-19.

Pemanfaatan Dana De­sa dimasa pandemi Covid-19 ini, diarahkan ke Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk 8.045.861 Keluarga atau 39.263.802 jiwa di seluruh Indonesia. Di Nagari Kam­puang Gelapuang Ulakan untuk BLT Dana Desa ta­hun 2021, telah dialo­kasi­kan sebanyak 38 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan jumlah Rp.300.000 setiap bulan.

Acara penyerahan Ban­tuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) bulan Januari tahun 2021 ter­sebut, dilaksanakan di Kan­tor Wali Nagari Kampuang Gelapuang Ulakan Keca­matan Ulakan Tapakih Ka­bu­paten Padangpariaman, pada Selasa (25/5).

Dilaporkan oleh Wali Nagari Ali Waldana, ST. bahwa jumlah penerima BLT tahun ini dan Keluarga Penerima Manfaat, sama dengan tahun lalu dan tidak ada perubahan. Seandai­nya ada perubahan, apa­bila penerima BLT tersebut meninggal dunia, pindah alamat atau mengun­dur­kan diri sebagai penerima. Dia juga minta maaf atas keterlambatan penyaluran BLT ini, karena proses ke­uangan di Kabupaten baru bisa dicair pada bulan ini.

 “Tentang jumlah dan nama penerima BLT Nagari Kampuang Gelapuang Ula­kan, masih sama dengan tahun 2020. Mungkin akan ada penggantian nama un­tuk bulan depan, karena ada dua orang warga kita penerima meninggal dunia beberapa waktu. Namun demikian, kita tunggu pe­tunjuk selanjutnya dari Pemerintah Kabupaten,” jelas Ali Waldana yang akrab disapa Awal itu..

Senada dengan itu Ca­mat Ulakan Tapakih berpe­san kepada KPM yang di­sam­paikan oleh Kasi Tran­tib Anesa Satria. Agar ma­sya­rakat yang menerima BLT, dapat menggunakan uang yang diterima untuk usaha yang produktif dan dapat meningkatkan eko­nomi keluarga.

“Diharapkan kepada Bapak-bapak dan Ibu-ibu penerima BLT, dapat meng­gunakan dana bantuan ini kepada hal-hal yang pro­duktif dan untuk mening­katkan ekonomi keluarga. Karena saat ini situasi Pan­demi Covid-19 di daerah kita masih belum terken­dali. Untuk itu, marilah tetap menerapkan proto­kol kesehatan dimanapun berada. Lakukan selalu 5M, yaitu Mencuci tangan de­ngan sabun, Memakai mas­ker, Menjaga jarak, Meng­hindari kerumunan dan Mengurangi mobilisasi, ujar Anesa.(efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional