Menu

Bimtek Jitu Pasna Provinsi Sumbar, Data Pascabencana Dijadikan Infografis

  Dibaca : 41 kali
Bimtek Jitu Pasna Provinsi Sumbar, Data Pascabencana Dijadikan Infografis
BIMTEK JITU PASNA—Sebanyak 120 peserta ikuti Bimtek Jitu Pasna Provinsi Sumbar Angkatan III Provinsi Sumbar di Kota Padang.

PADANG, METRO–Sebanyak 120 peserta Bimbingan Teknis Hitu­ngan Cepat Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Bim­tek Jitu Pasna) Provinsi Sumbar Angkatan III, diajari membuat infografis kebencanaan sesuai standar Badan Nasional Pe­nang­gulangan Bencana (BNPB).

Infografis adalah bentuk visualisasi data yang menyampaikan informasi kompleks kepada masya­rakat, agar dapat dipahami dengan lebih mudah dan cepat.

Tujuan harus menguasai pembuatan infografis dalam kerja Tim Jitu Pasna antara lain, agar dapat menjelaskan data yang dikumpulkan dari lapangan menjadi lebih mudah.

“Sebab, infografis  meng­komunikasikan pesan data yang kompleks menjadi lebih sederhana. Jadi kita harus mempresentasikannya menjadi informasi yang singkat dan mudah dipahami,” ujar Rurid, sa­lah seorang fasilitator bim­tek dari MCS Jakarta saat bimtek yang digelar Rabu hingga Sabtu (8-11/9).

Infografis memiliki ba­nyak manfaat untuk penyampaian informasi. Pada era informasi sangat mem­beludak, para audience memiliki keterba­tasan waktu dan energi untuk memahami maupun membaca informasi yang disampaikan. Infografis efektif karena elemen visualnya.

“Daya tarik visual ini bisa berupa grafis yang bertema ataupun referensi (ikon dan simbol), serta dikombinasikan dengan pemilihan warna yang meng­gambarkan data kondisi lapangan. Misalnya, kita bisa memilih warna merah sebagai simbol data kondisi lapangan yang gawat/kondisi parah. Warna kuning untuk kondisi sedang, dan seterusnya,” ujarnya.

Di dalam infografis kebencanaan terdapat judul sesuai temanya, disusun dengan alur cerita yang mengalir, dan jangan lupa bubuhkan tanggal produk­sinya sebagai referensi aktualitas.

“Data dan fakta yang sudah susah payah dikumpulkan kawan-kawan Jitu Pasna, saatnya diolah semenarik mungkin dalam infografis. Nantinya, infografis itu akan didistribusikan kepada pihak terkait melalui website dan whatsapp dan sebagai­nya,” ujar Rurid.

Usai pemaparannya sore itu, Rurid lantas meminta peserta membentuk kelompok membuat infografis sesuai tema yakni tema gempa, tema banjir, tema longsor. “Oke ya, saya minta kawan-kawan mengumpulkan infografis kelompoknya paling telat jam 12 malam ini,” tutup Rurid yang disambut antusias peserta.

Sabtu pagi (11/9), hari terakhir bimtek, peserta Jitu Pasna, tidak sabar mem­presentasikan hasil olahan infografisnya. Satu per satu infografis tampil dan disampaikan. Hasilnya memang tidak mengece­wakan. Infografis yang dibuat peserta sudah bagus-bagus dan sesuai standar yang diajarkan. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional