Menu

Bilik Steril di Pasar Raya Mubazir, Di Sekeliling Dipenuhi Barang Dagangan

  Dibaca : 76 kali
Bilik Steril di Pasar Raya Mubazir, Di Sekeliling Dipenuhi Barang Dagangan
PEDAGANG BERJUALAN— Para pedagang di Pasar Raya terlihat berjualan di sekitar bilik steril. Padahal bilik steril ini diperuntukan untuk mendukung protokol kesehatan di kawasan tersebut.

PASAR RAYA, METRO
Di tengah suasana Covid-19 yang makin menjadi- jadi di Kota Padang, banyak sarana yang diperuntukan untuk mendukung protokol kesehatan malah mubazir dan tidak difungsikan. Salah satunya adalah bilik steril yang ada di Pasarraya. Bahkan lokasi bilik steril Covid-19 ini digunakan untuk maonggok galeh (berdagang) bagi sebagian pedagang.

Pantauan POSMETRO, Rabu (2/9), bilik steril atau bilik sinar ultraviolet yang ada di Blok III ini tak difungsikan. Sejumlah barang-barang dagangan serta sejumlah sampah tergeletak di sekitar lokasi. Pedagang pun sepertinya tak acuh dengan keberadaan alat tersebut.

“Karajo mubazir sajo. Ndak ado dipagunoan do,” sebut Kaliang (50), salah seorang pedagang.

Menurutnya, bilik steril ini tidak begitu familiar bagi kalangan pedagang. Untuk protokol kesehatan, pedagang hanya mengenal masker, cuci tangan dan jaga jarak. Sementara bilik sterilisasi dan hand sanitizer jarang digunakan. “Maa jaleh jo amak-amak ko bilik steril. Yang nyo basuh tangan, jo pakai masker. Itu yang seharusnya diagih,” tandas Kaliang.

Pedagang lainnya Ijus (40) juga mengatakan demikian. Menurutnya, untuk mengurangi kasus penularan Covid-19 di Pasar Raya, harusnya dengan cara yang dikenal pedagang. Seperti pakai masker, cuci tangan. “Kalau mau pedagang ko pakai masker tiok hari, harus razia taruih. Ndak angek-angek cik ayam do,” katanya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Andree Algamar mengatakan, pihaknya akan menata kembali penempatan bilik steril di Pasar Raya. Jika tak berguna di Pasar Raya, pihaknya sebut Andre akan mencoba mencarikan tempat lain di pasar-pasar satelit. “Kalau tak termanfaatkan di Pasar Raya, kita pindah saja ke pasar satelit nanti,” ungkap Andre.

Andre menjelaskan, di Pasar Raya ada tiga titik tempat bilik steril. Yakni kawasan Jalan Sandang Pangan, Blok III dan Blok I. Saat ini, diakuinya protokol kesehatan masih tetap dijalankan di pasar. Petugas Dinas Perdagangan terus melakukan razia rutin pada jam-jam ganjil.

“Sampai saat ini, di jam-jam ganjil, petugas kita terus melakukan razia,” tandas Andre yang mengaku sedang menjalani isolasi mandiri karena sempat kontak dengan Sekda Amasrul. Sekda sendiri dinyatakan positif Covid-19 bersama Wawako Padang, Hendri Septa.

Sebelumnya, sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di Pasar Raya dan pasar satelit, Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Padang memasang Disinfection Chamber Ultraviolet Mobile (bilik sinar ultraviolet).

Andree mengatakan, pemasangan bilik sinar ultraviolet C (UVC) ada tiga buah di Pasar Raya Padang dan satu buah Pasar Alai serta satu Pasar Banda Buek. Andree menambahkan, bilik UVC diharapkan berguna memberikan rasa aman dan nyaman berbelanja dan berdagang di Pasar Raya maupun pasar satelit di Padang.

Selain itu, bilik ini memanfaatkan sinar ultraviolet atau sinar UVC yang diyakini dapat efektif mengurangi dan menekan virus Covid-19 dan bakteri lainnya dan membersihkan virus dan bakteri yang menempel pada pakaian dan permukaan tubuh di bawah 10 detik per orang. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional