Menu

Bibit Unggul Lampai Sirandah Segera Dibagikan ke Petani

  Dibaca : 225 kali
Bibit Unggul Lampai Sirandah Segera Dibagikan ke Petani
PANEN--Panen padi di Sijunjung dengan menggunakan Alsintan canggih, Combine Harvester yang memudahkan petani saat panen.

SIJUNJUNG, METRO
Bibit padi unggul Lampai Sirandah segera disebar kepada masyarakat petani di Kabupaten Sijunjung. Padi Lampai Sirandah yang kini telah sah dinyatakan sebagai komoditas unggul dan telah di hak patenkan milik Sijunjung itu, sedang dikembangkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung untuk diperbanyak.

Kehadiran komoditas unggul Lampai Sirandah ditargetkan mampu untuk meningkatkan produksi padi bagi di Sijunjung, serta memberikan dampak yang bagus untuk perekonomian petani di Ranah Lansek Manih.

Lampai Sirandah merupakan hasil dari penyempurnaan dari padi Lampai Kuniang dengan kerjasama Pemkab Sijunjung melalui Dinas Pertanian dengan Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi, Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) dalam galur mutan perbaikan varietas lokal Lampai Kuning.

“Artinya, dalam rekayasa tersebut kita melakukan penyempurnaan dari varietas padi Lampai Kuniang, yang mana semua kekurangan dan kelemahan dari Lampai Kuniang kita hilangkan. Sehingga menjadi sebuah varietas baru yang unggul dengan nama Lampai Sirandah,” ujar Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sijunjung, Ir Ronaldi, kemarin.

Dikatakan, setelah SK dari Kementrian Pertanian keluar menyatakan Lampai Sirandah sebagai komoditas unggul milik Sijunjung. Kini, Dinas Pertanian sedang melakukan pengembangann atau memperbanyak benih padi tersebut.

“Sedang kita perbanyak, dan akan segera kita bagikan kepada petani kita di Sijunjung. Jadi kalau padi tersebut merupakan benih Lampai Sirandah, maka di pastikan itu punya kita di Sijunjung, karena sudah di patenkan,” kata Ronaldi.

Menurutnya, Lampai Sirandah memiliki sejumlah keunggulan sehingga dinyatakan sebagai komoditas unggul. “Telah disesuaikan dengan kondisi geografis dan lahan pertanian kita. Buah padinya lebat sehingga hasil produksi akan meningkat. Umur panen lebih pendek, batangnya juga lebih pendek dan tidak mudah rebah. Sedangkan nasinya memiliki aroma yang harum, putih serta memiliki rasa yang khas,” ujar Ronaldi. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional