Close

BI Sumbar Gelar Festival Ekonomi Syariah Minangkabau 2022, Wahyu: Diharapkan jadi Agenda Tahunan

BUKA FESMINA— Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama A bersama Gubernur Sumbar usai membuka Festival Ekonomi Syariah Minangkabau (FESMina) 2022.

PADANG, METRO–Dukung Festival Eko­nomi Syariah (FESyar) Regional Sumatera, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menggelar Festival Ekonomi Syariah Minangkabau (FESMina) 2022. Kegiatan itu sebagai bentuk Upaya meningkatkan pe­ngem­bangan eko­no­mi dan keuangan syariah di Sumbar pada Rabu-Sabtu (27-30/7/2022) mendatang.

Festival ekonomi Syariah diadakan di tiga wilayah regional yaitu di Sumatra, Jawa, dan Kawasan Timur Indonesia. Untuk tahun ini, Festival Ekonomi dan Ke­uangan Syariah Regional Sumatra mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Ke­uangan Syariah Sumatera untuk Memperkuat Pe­mu­lihan Ekonomi Sumatera yang Inklusif”.

“Acara akan dilaksanakan secara hybrid pada 4–6  Agustus 2022 dengan pe­nye­lenggara KPW BI Prov. Aceh,” kata Kepala Perwakilan BI Sumbar, Wahyu Purnama A, kepada para wartawan, seusai membuka acara opening ceremony  FESMina 2022, di Aula BI Padang, Rabu (27/7).

Wahyu mengatakan, acara ini dalam rangka mendukung Fesyar Regional Sumatera, sebagai kegiatan Road to Fesyar Sumatera.  FESMina yang diselenggarakan KPw Sum­bar ini merupakan kedua kalinya, setelah sukses melaksanakan kegiatan FESMina di 2021.

“Harapannya FESMina ini dapat menjadi agenda rutin tahunan pengembangan Ekonomi Syariah KPw Sumbar. Pelaksanaan kegiatan FESMina akan diadakan di dua tempat yaitu di BI dan Transmart Padang yang dimulai tanggal 27 – 30 Juli 2022,” tambahnya.

FESMina secara umum memiliki tiga kegiatan utama yaitu opening ceremony, Sharia Economic Forum, dan Sharia Fair. Kegiatan Sharia Economic Forum diadakan secara luring yaitu pelaksanaan dengan tema “Sinergitas dan Koordinasi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional Me­lalui Penigkatan Pemberdayaan Usaha Syariah”.

Adapun bentuk kegiatan berupa workshop terkait Brainstroming Pe­ngem­­bangan Ekosistem Bisnis HEBITREN dan Penguatan Kelembagaan Peran serta Pesantren Dalam Pemulihan Ekonomi Nasio­nal.Sedangkan Sharia Fair terdiri mini fair, menampilkan 25 UMKM Syariah Binaan KPw BI Sumbar, terdiri dari fashion, food dan Kriya yang dilaksanakan di Lantai 1 Transmart Padang.

Selain itu, booth juga akan diisi oleh Lembaga keuangan Syariah, Lembaga keuangan non bank Sya­riah dan lembaga Filan­trophy pemberdayaan ZIs­waf. Juga ada live selling produk UMKM sebagai alternative promosi dalam rangka meningkatkan penjualan. Seterusnya business matching dalam rangka meningkatkan penjualan produk UMKM.

FESMina 2022 juga me­nye­lenggarakan berbagai perlombaan yang nantinya pemenang di setiap perlombaan akan mewakili Sumbar di tingkat FESyar Regional Sumatra di Aceh.  Adapun perlombaan yang diselenggarakan seperti pemilihan lembaga ZIS­WAF terbaik di Sumbar. Pemilihan wirausaha muda berbasis Syariah.Lomba kreasi busana muslim dengan menggunakan kain daerah. Selanjutnya lomba video Kesenian Tari Islami,  lomba MTQ, lomba kaligrafi, lomba Pondok Pesantren Unggulan, dan lom­ba nasyid.

Pada kesempatan itu BI juga menyerahkan Sertifikat Layak Halal kepada 20 UMKM yang telah difasilitasi oleh BI Sumbar untuk mendapatkan Sertifikat Layak Halal.

“Harapan kami, kegiatan pada hari ini dapat menjadi gambaran upaya bersama BI dan pemprov Sumbar dalam meningkatkan dan mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Sumbar,” tuturnya.

SementaraGubernur Sumbar, H Mahyeldi Ansharullah, mengatakan sangat mendukung kegiatan FESMina 2022. Ia berharap acara ini rutin diadakan, karena manfaatnya sangat besar.

“Kami ingin Sumbar menjadi yang terdepan dalam kemajuan perekonomian syariah di Indonesia. Oleh karena itu kerjasama semua pihak sangat diharapkan, sehingga keinginan itu bisa terwujud menjadi nyata,” tutupnya. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top