Menu

Bhabinkamtibmas Motivasi Remaja Nakal jadi Peternak

  Dibaca : 740 kali
Bhabinkamtibmas Motivasi Remaja Nakal jadi Peternak
FOTO BERSAMA— Bhabinkamtibmas Lobang Tembok Bripka Valerian foto bersama dengan latar belakang kandang kambing yang dilaksanakan remaja nakal.

SAWAHLUNTO, METRO
Berbekal ingin merubah mindset dari orang banyak mengenai kondisi daerah Kelurahan Saringan khususnya Lobang Tembok yang telah dicap sebagai zona merah alias tempat berkumpulnya remaja yang tinggi tingkat kenakalannya. Maka sejumlah tokoh masyarakat beserta Bhabinkamtibmas Lobang Tembok Bripka Valerian melakukan terobosan mencari solusi terbaik dari persoalan ketertiban masyarakat ini. Salah satunya dengan menyalurkan kelebihan energi dari anak anak muda ini ke arah yang lebih positif dan menghasilkan dari segi ekonomi.

Akhirnya setelah duduk bersama disepakati pembentukan sebuah kelompok yang berorentasi kepada peternakan. Kelompok tersebut bernama Kelompok Peternak Harapan Bersama di bawah binaan Bhabinkamtibmas Lobang Tembok. Di mana diawal mula pendiriannya Kelompok Peternak tersebut berdiri secara swadaya, dengan bergotong royong seluruh anggota kelompok yang berjumlah 20 orang dan diketuai Harbony Simanulang SPt.Kelompok ini bahu membahu membuat kandang ternak kambing dengan luas sekitar 0,25 ha.

Ketua Kelompok Peternak Harbony Simanulang mengatakan, usaha dari para pemuda di daerah Lobang Tembok ini untuk beternak cukup tinggi. Sehingga ada warga yang menyumbangkan tanah untuk peternakan kambing dan penyediaan pakan ternak. “ Pada saat pembuatan kandang ternak para pemuda menyumbangkan apa yang bisa disumbangkan untuk membuat kandang kambing ini,” ujar Harbony.

Riko salah seorang pengurus dari kelompok peternak ini dan kebetulan rumahnya berdekatan dengan kandang ternak ini mengatakan, saat ini sudah memiliki 15 ekor kambing hasil bantuan dari Dinas Ketahanan Pangan Pertanian Peternakan dan Perikanan Sawahlunto 24 November 2020. Terdiri dari 5 ekor jantan dan 10 ekor betina berusia 2 tahun pada saat diberikan. “Dan saat ini sudah ada yang bunting 3. Kambing ini tidak akan dijual dalam waktu 2 tahun cuma untuk dikembangbiakan saja. Untuk pengurusanya dilakukan secara bergilir dan waktu pemberian makan 3 kali sehari. Untuk pakan ternak kami tanam sendiri dan sangat berlimpah,” kata Riko.

Dia menambahkan dalam melakukan peternakan selain langsung dipantau oleh OPD terkait, yang paling utama berperan adalah berkat campur tangan Bhabinkamtibmas Bripka Valerian yang memahami kondisi daerah Lobang Tembok. “Bripka Valerian ini sudah 5 tahun menjadi Bhabinkamtibmas di sini dan memahami kondisi dari pemuda ini. Ide pembentukan kelompok ini muncul dari Bripka Valerian ini, karena lobang tembok ini disebut zona merah yang rawan dengan kenakalan remajanya. Sekarang dengan kelompok peternak ini telah memberikan bantuan dan pekerjaan yang positif kepada pemuda kami meski sifatnya swadaya bersama,” jelas Valerian.

Valerian yang hadir berkunjung ke Kandang Kambing tersebut sangat motivasi dan arahan yang diberikannya dikerjakan dengan sungguh sungguh oleh para pemuda lobang tembok ini. “ Saya berharap cap jelek atau negatif pada pemuda lobang tembok ini hilang,” ujar Valerian. (pin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional