Close

Beton Drainase Dibongkar di jalan Parak Ka­ram­bia, Material Dibiarkan Menumpuk

DIBIARKAN TERBENGKALAI— Proyek pembongkaran beton drainase di jalan Parak Karambia, di Hotel Rangkayo Basa, dibiarkan terbengkalai. Material menumpuk dan dibiarkan begitu saja.

PARAK KARAMBI, METRO–Pekerjaan proyek peme­rintah yang terbengkalai kembali diresahkan masya­rakat. Kali ini yang menjadi korbannya adalah ma­sya­rakat di jalan Parak Ka­ram­bia, di belakang Hotel Rang­kayo Basa.

Beton di sekitar drainase dibongkar. Setelah ma­terial­nya menumpuk, malah di­biarkan begitu saja. Sehing­ga masyarakat tak bisa ma­suk ke rumah. Karena jalan yang baru dibangun lebih tinggi dari drianase sehingga ken­daraan tak bisa keluar masuk.

“Pas saya tanya ke petugas yang bekerja, ke­napa dibiarkan terbeng­kalai begini, dia bilang anggarannya sudah tak ada,” kata salah seorang warga setempat, Dar­men­dra, Senin (19/9).

Ia berharap Dinas PUPR bisa segera menuntaskan proyek itu. Karena merugikan masyarakat. “Bagus bagus beton kita buat, malah di bongkar mereka. Setelah itu ditinggal pergi. Katanya tak ada anggaran,” tukas Darmendra lagi.

Kepala Dinas PUPR Ko­ta Padnag, Tri Hadiyanto saat dikonfirmasi membantah ada proyek PUPR di kawasan Parak Karambia. Menurutnya proyek jalan lingkungan dan drainase yang ada di kawasan permukinan bukan pekerjaan Dinas PUPR.

Dijelaskan Tri, Dinas PUPR hanya menangani proyek proyek jalan dan drainase  di  kawasan yang termasuk jalan kota. “Kalau saya lihat fotonya itu bukan pekerjaan Dinas PUPR,” sebut Tri Hadiyanto. Berkemungkinan menurutnya, itu adalah proyek Dinas Perkim. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top