Menu

Besok, Pemberlakuan Pembayaran Nontunai Trans Padang, Harga Kartu tak Bersahabat dengan Kantong Pelajar

  Dibaca : 139 kali
Besok, Pemberlakuan Pembayaran Nontunai Trans Padang, Harga Kartu tak Bersahabat dengan Kantong Pelajar
NAIK TRANS PADANG— Sejumlah penumpang nampak antrean saat menaiki bus Trans Padang, Kamis (15/8). Mulai Sabtu (17/8), penumpang harus menggunakan kartu brizzi untuk pembayaran. (elia novika/posmetro)

HAMKA, METRO – Mulai besok, Sabtu (17/8), Pemko Padang mulai memberlakukan kebijakan pada angkutan bus massal Trans Padang, yakni tidak ada lagi pembayaran ongkos menggunakan pembayaran tunai atau cash. Tetapi, diberlakukan pembayaran non tunai menggunakan kartu Brizzi (BRI) untuk pembayaran.

Pemberlakuan sistem nontunai itu, dikeluhkan sebagian besar pengguna bus massal Trans Padang, terutama para pelajar. Pembayaran non tunai karena dianggap merepotkan.

Seperti diungkap, Rajil, siswa SMA yang sedang menunggu Trans Padang di Halte Simpang Labor, mengatakan merasa terbebani oleh kebijakan yang mengharuskan penggunaan non tunai.

“Rumit juga menggunakan kartu Brizzi, harus membawa kartu setiap saat. Kalau lupa bawa kartunya harus beli kartu baru kembali,” jelas Rajil, kepada POSMETRO, Kamis (15/8).

Rajil mengaku. setalah pemberlakuan non tunai, rencananya ia akan membawa motor ke sekolah. Atau menggunakan angkot.

Nurfia, siswi SMA juga mengatakan, kebijakan membayar ongkos non tunai menggunakan kartu Brizzi, akan menjadi beban kepada siswa sekolah. Karena harga kartun terlalu mahal untuk ukuran kantong pelajar

“Untuk beli kartunya saja habis Rp30 ribu, belum lagi untuk isi saldo. Uang jajan saja tidak sampai sebesar itu. Minta ke orang tua takut kena marah, rencananya untuk ke depannya akan beralih ke kendaraan lain,” tukas Nurfia.

Sementara itu, Puput pengguna bus Trans Padang mengaku, tidak terlalu mempersoalkan penggunaan kartu Brizzi. Pasalnya, ia tidak sering menggunakan Trans Padang.

Di sisi lai, Indra petugas bus Trans Padang, di Halte Elang Perkasa mengatakan, kebijakan pembayaran nontunai berasal Dinas perhubungan. Untuk kartu non tunai, pengisian kartu dan pembelian kartu Brizzi, merupakan program dari Dishub.

Kepala Dishub Kota Padang Dian Fakri, mengatakan penggunaan kartu Brizzi sangat mudah dan gampang. Penumpang yang sudah memiliki kartu Brizzi, jika lupa membawa kartu, bisa saja minta tolong ke orang lain nantinya yang sama-sama naik di bus Trans Padang saat itu.

“Bisa minta tolong ke orang lain menggunakan kartunya, dan orang lain tersebut menggesek kartu miliknya dua kali untuk membayarkan punya orang lain yang tidak membawa kartunya. Dan, orang yang tidak membawa kartu tersebut membayar saja langsung ke orang yang telah menolongnya tadi,” jelasnya.

“Atau kalau lupa bawa kartu Brizzi, minta tolong ke pramugara Trans Padang untuk menggunakan kartu yang ada di Pramugara itu. Setelah itu bayar saja cash saja ke Pramugaranya,” tambah mantan Kepala Satpol PP itu.

Dian Fakri juga menjelaskan, harga dari kartu Brizzi, Rp30 ribu, dengan isi saldo sebesar Rp10 ribu

Untuk mendapatkan kartu Brizzi bisa didapatkan 10 titik lokasi halte, yakni dihalte SMP 1 Padang, halte SMP 1 (2), Halte KONI (1), halte KONI (2), halte AKBP (1), halte AKBP (2), halte UNP, halte Basko, halte Asia Biskuit (1), halte Asia Biskuit (2). (e)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional