Close

Bertemu Dirut PT Pertamina Patra Niaga, Andre Rosiade Minta Tambah Kuota Solar untuk Sumbar

PERTEMUAN— Anggota Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution, Minggu (20/3) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

ADINEGORO, METRO–Kelangkaan solar bersubsidi di Sumatra Barat (Sumbar) terus terjadi dan mengakibatkan antrean mengular di banyak SPBU. Tidak hanya di Kota Padang, tapi hampir di seluruh Kabu­paten dan Kota di Sumbar. Anggota DPR RI asal Sumbar yang berada di Komisi VI Andre Rosiade pun banyak mendapat curhatan dari warga Sumbar yang menginginkan segera solusinya.

Saat bertemu dengan Direktur Utama PT Per­tamina Patra Niaga Alfian Nasution yang mengatur distribusi bahan bakar mi­nyak (BBM) se-Indonesia, Andre Rosiade langsung menyampaikan keluhan itu. Andre juga meminta Perta­mina Patra Niaga se­gera membereskan masa­lah yang kini paling dike­luhkan di Sumbar, selain mahalnya harga minyak goreng.

“Hari ini kami bersama Dirut Pertamina Patra Nia­ga yang bertanggung ja­wab soal distribusi BBM di seluruh Indonesia. Sebagai anggota DPR dari Dapil Sumbar saya harus beker­ja. Karena saat ini di Sum­bar terjadi kelangkaan BBM jenis solar subsidi. Kami sudah menyampaikan ke­pada pak Dirut Alfian, agar segera membereskan ma­sa­lah ini,” kata Andre Ro­siade, Minggu (20/3) di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Andre Rosiade me­min­ta PT Pertamina Patra Nia­ga segera menyelesaikan masalah kelangkaan solar, karena sangat banyak war­g­a Sumbar yang meng­hubunginya. “Saya minta tolong pak Alfian. Karena banyak warga Sumbar su­dah men-japri saya via WA dan seluruh media sosial saya,” kata Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini.

Dirut PT Pertamina Pat­ra Niaga Alfian mengaku sudah mendapatkan infor­masi itu dan sangat berte­rima kasih kepada Andre Rosiade. Dia menyebut­kan, se­benarnya distribusi solar sub­sidi ke Sumbar sudah disa­lurkan lebih dari 100 per­sen dari kuota. Bah­kan, su­dah 104 persen, atau 4 persen di atas kuota,” katanya.

Namun, sebutnya, tentunya Patra Niaga tak tinggal diam dan akan me­ngevaluasi apa yang terja­di di Sumbar. Dia akan memastikan solar sesuai dengan kebutuhan masya­rakat. “Yang penting dari sisi kami seperti ini, tidak boleh ada kelangkaan solar di tengah masyarakat. Dan tidak boleh warga kesulitan dalam mencari BBM, ter­masuk solar,” katanya.

Untuk menyelesaikan masalah itu, Alfian juga telah membuat surat k­epada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Tujuannya, untuk mengevaluasi kuota solar subsidi di Sumbar. “Pasti­nya, kami juga akan mela­kukan penambahan kuota BBM di Sumbar. Khususnya BBM solar agar tak lagi ada antrean panjang BBM di SPBU,” katanya. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top