Menu

Bertarung Lumpur, Kapolres Kunjungi Kampung Langgai yang Terkena Longsor

  Dibaca : 75 kali
Bertarung Lumpur, Kapolres Kunjungi Kampung Langgai yang Terkena Longsor
Mendorong--Seorang personil terpaksa mendorong sepeda motor yang digunakan Kapolres Pesisir Selatan, AKBP. Sri Wibowo, yang terjebak lumpur pada saat meninjau lokasi longsor di Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.

PESSEL, METRO
Kurang lebih 35 kilo meter dari jalan nasional, Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo, S.Ik turun menuju lokasi longsor di Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan.

Untuk menuju lokasi longsor, Kapolres Pessel bersama anggota harus menempuh jalan sempit, serta menitih jembatan gantung dengan kondisi jalan berlumpur. Didampingi Walinagari Ganting Mudiak Utara Surantih.

Berdasarkan informasi warga setempat, jalan menuju lokasi longsor Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, adalah jalan buntu, bukan jalan utama.

“Ini jalan buntu, Kampung Langgai, Nagari Ganting Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, tidak bisa tembus kemana – kemana,” kata Ranto warga setempat pada, Senin (11/1).

Menggunakan sepeda motor trabas, Kapolres Pessel melihat dari dekat kondisi Kampung Langgai yang terkena longsor beberapa hari yang lalu. Dari pantuan Posmetro, lokasi tersebut hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Sedangkan untuk operasional alat berat ekskaptor, tidak bisa melintas karena kondisi jembatan gantung tidak memungkinkan dilewati alat berat.

Kapolres melanjutkan pengecekan ke kampung Akad, Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang. Didampingi Kapolsek Lengayang.

Pada media, Kapolres Pesisir Selatan AKBP. Sri Wibowo, S.I.K mengatakan, berdasarkan hasil kegiatan pengecekan kelokasi longsor di kampung Langgai, Kecamatan Sutera, ada beberapa titik longsor, namun secara keseluruhan aktifitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa, meski hanya bisa dilalui kendaraan roda dua.

Kepada masyarakat, Sri Wibowo juga mengimbau agar tetap mewaspadai mengingat anomali cuaca tidak menentu. Termasuk bersama – sama mengawasi aktifitas ilegal logging di wilahnya, jika ada perambahan hutan secara ilegal segera laporkan ke Polsek ataupun Polres Pessel.

“Mari kita jaga lingkungan kita, jangan sampai terjadi bencana banjir dan tanah longsor,” kata Sri Wibowo.

Lebih jauh Sri Wibowo mengatakan penanganan musibah ini harus dilakukan bersama – sama dengan Badan Penangulangan Bencana Daerah ( BPBD) dan Dinas terkait untuk penanganan cepat agar aktifitas warga kembali normal.

Untuk aktivitas perambahan hutan atau ilegal logging, Sri Wibowo telah memerintakan jajaran Kapolsek melakukan patroli wilayah, tindak tegas jika ada oknum pelaku ilegal logging.

“Sedikit bantunan dari Polres Pessel kita serahkan pada warga di Kampung Akad, minimal bantuan ini bisa membantu warga sedang mengalami cobaan banjir,” ucapnya.

Sementara itu, Armis, salah satu warga Kampung Akad, Nagari Nagari Kambang Timur, Kecamatan Lengayang menyampaikan kecemasan dan khawatir akan banjir susulan, apalagi sampai saat ini hujan turun cukup deras.

“Kita dan warga lain berharap sama pak Kapolres bisa membantu menyampaikan ke Pemkab dan dinas terkait, untuk mempercepat penanganan normalisasi sungai batang lenggayang,” harap Armis.

Atas bantuan dari Kapolres Pessel, Armis mengucapkan terima kasih. Dan bantuan ini cukup membantu warga disini. Ada beberapa rumah warga terkena dampak banjir, sedangkan tiga rumah rusak akibat tersapu air sungai. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional