Menu

Bersimbah Darah di Kamar Mandi, Suami Gorok Leher Istri Siri lalu Bunuh Diri

  Dibaca : 245 kali
Bersimbah Darah di Kamar Mandi, Suami Gorok Leher Istri Siri lalu Bunuh Diri
OLAH TKP— Polisi melakukan olah TKP di rumah kontarakan yang menjadi tempat ditemukannya pasutri tewas bersimbah darah.

SOLOK, METRO
Pasangan suami istri (pasutri) ditemukan tewas bersimbah darah di dalam kamar mandi di rumah kontrakannya pinggir jalan lintas Solok Sijunjung, Nagari Sok Laweh, Kecamatan Kubuang, Kabupaten Solok, Minggu sore (1/11) sekitar pukul 17.30 WIB.

Kontan saja, warga setempat yang mendapat kabar adanya penemuan mayat pasut dibuat gempar. Warga berbondong-bondong datang ke lokasi untuk menyaksikan penemuan mayat tersebut. Usut punya usut, pasutri itu diketahui bernama berinisial Yus (47) dan Sur (40).

Tak lama berselang, pihak Kepolisian yang mendapatkan laporan adanya penemuan mayat, langsung datang ke lokasi melakukan olah TKP dan memasang garis polisi agar masyarakat tidak mendekat. Setelah itu, jasad pasutri tersebut dievakuasi ke rumah sakit.

Informasi yang dihimpun POSMETRO di loksasi, sebelum ditemukan tewas, sore itu warga sempat mendengar ada keributan di dalam rumah korban. Diduga, pasutri itu terlibat pertengkaran di rumah kontrakannya yang sudah cukup lama dihuninya.

Tidak lama kemudian, warga justru dikagetkan dengan ditemukannya kedua korban dalam kondisi tidak bernyawa tergeletak di dalam kamar mandi. Kondisi kedua korban mengalami luka menganga di bagian leher akibat benda tajam.

Kapolres Solok Arosoka, AKBP Azhar Nugroho mengatakan, pasangan suami istri ini sebelum ditemukan meninggal sempat cekcok. Korban dalam hal ini adalah istri siri, yang mana dari hasil olah TKP dibunuh oleh suaminya sendiri. Mereka menikah sekitar empat bulan yang lalu dan belum dikaruniai anak.

“Kejadian itu berawal sekitar pukul 15.30 WIB, Yus bersama anak laki-lakinya yang berumur 6 tahun datang ke rumah istri sirinya Sur dan menyampaikan agar merawat anaknya tersebut. Namun, korban Sur menolak untuk merawat anak tersebut karena bukan anak kandungnya,” kata AKBP Azhar.

Akibat dari penolakan tersebut, AKBP Azhar mengatakan, terjadilah adu mulut pasutri tersebut. Yus menarik korban Sur ke kamar mandi sehingga terjadi pertengkaran besar. Emosi Yus makin memuncak sehingga menusuk leher korban Sur sampai meninggal dunia.

“Setelah membunuh istri sirinya, Yus pun menggorok lehernya sendiri (bunuh diri) dengan pisau yang melukai istrinya. Mereka berdua sama-sama meninggal dunia di dalam kamar mandi,” ungkap AKBP Azhar.

Pada saat terjadi keributan, AKBP Azhar menuturkan, anak kandung korban Sur masuk ke dalam rumah dan melihat ibunya sudah bersimbah darah. Anak korban langsung berteriak histeris sehingga meminta pertolongan kepada warga.

“Mendengar teriakan itu, masyarakat setempat berdatangan ke lokasi dan menemukan kedua korban meninggal dunia. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek terdekat dan selanjutnya dilakukan olah TKP dan membawa jasad pasutri itu ke RS M Natsir untuk di identifikasi,” tutupnya. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional