Close

Bersama Anggota DPR RI, DPPKB Gencarkan Sosialisasi Penanganan Stunting

DAMPINGI—Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana Kabupaten Padangpariaman Elfi Delita dampingi anggota DPR RI.

Kepala Dinas Pengenda­lian Penduduk dan keluarga Berencana Kabupaten Padangpa­riaman  Elfi Delita hingga kini terus gencarkan program pena­nganan stunting.  “Kita berkerja sama dengan semua pihak, se­perti saat kunjungan anggota DPR RI Ade Rezki Pratama yang melaksanakan sosialisasi advokasi dan KEI penanganan stunting bersama mitra kerja,” kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan keluarga Berencana Kabupaten Padangpariaman  Elfi Delita, kemarin, usai acara.

Kegiatan tersebut juga dihadiri  Camat 2×11 Enam Lingkung Agusti Frami,  Siti Fathonah sebagai penyuluh keluarga berencana ahli utama BKKBN RI, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Barat Fatmawati dan undangan lainnya.

Elfi Delita menyatakan, dinasnya kini tengah berupaya menekan angka stunting yang ada di setiap Kecamatan di Padangpariaman. Dinasnya be­kerja sama dengan seluruh pihak sebagai upaya untuk terus melakukan sosialisasi serta pendampingan terhadap ma­syarakat setempat. “Kita me­ngadakan sosialisasi ini agar ada perubahan perilaku terhadap masyarakat, terutama masya­rakat masyarakat Kecamatan se Padangpariaman,” ujarnya.

Ia mengharapkan dengan adanya sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat akan penting­nya mengatasi dan mencegah stunting pada anak. “Diharapkan juga para peserta sosialisasi yang hadir hari ini dapat menjadi perpanjangan tangan kami untuk menjelaskan pentingnya me­ngatasi stunting ke tetangga, keluarga atau sanak famili mereka,” ujarnya.

Dikatakan, dengan gencarkan sosialisasi dengan me­n­dampingi mulai dari calon pe­ngantin, masa kehamilan hingga melahirkan anak sampai usia lima tahun, tujuannya agar tidak ada lagi lahir anak-anak berisiko stunting.

Sementara anggota DPR RI Ade Rezki Pratama sebagai mitra Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Brencana mengatakan selain berkoordinasi dan bekerja sama juga dibutuhkan kesadaran dari ma­syarakat dalam upaya penanganan stunting. Ia juga mengimbau seluruh masyarakat agar mencukupi segala aspek sebelum menikah, seperti mental, pendidikan yang matang, pe­nge­tahuan tentang berumah tangga, agar nantinya bisa melahirkan dan merawat anak de­ngan baik sehingga terhindar dari resiko stunting.

Selain itu, ia menambahkan juga dibutuhkan multisektor, butuh peranan-peranan ber­bagai pihak seperti pemerintah, pemangku adat, masyarakat dan lainnya, karena semua sektor memiliki tugas masing-ma­sing.

Acara yang berlangsung  di Gedung Serba Guna Nagari Su­ngai Asam Kec 2×11 Enam Ling­kung berlangsung meriah karena penyambutan rombongan anggota DPR RI tersebut memakai gandang tasa.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top