Menu

Berkenalan di WhatsApp, Mahasiswi PTN Islam Dilecehkan di Bungus

  Dibaca : 2026 kali
Berkenalan di WhatsApp, Mahasiswi PTN Islam Dilecehkan di Bungus
ILUSTRASI

PADANG, METRO – Mahasiswi Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Islam di Kota Padang, mendapat perlakuan pelecahan seksual oleh lelaki yang dikenalnya melalui media sosial (medsos). Peristiwa itu terjadi di salah satu warung di kawasan Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Kota Padang, Selasa (20/3) sekitar pukul 13.00 WIB.

Akibatnya, korban yang diketahui berinisial DS (23), mengalami trauma dan malu. Korban yang tidak terima dengan perlakukan pelaku, langsung mendatangi Mapolresta Padang untuk membuat laporan polisi, Kamis (22/3), dengan harapan pelaku diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Laporan korban diterima sentral pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) unit dua Polresta Padang dengan nomor LP/743/K/III/2018. Dengan telah membuat laporan itu, saat ini kasus tersebut telah ditangani. Polisi segera menindaklanjuti laporan.

Terjadinya pelecehan seksual itu berawal ketika perkenalan korban dan pelaku dimulai dari aplikasi WhatsAap dan kemudian menjalin kedekatan. Bahkan, pelaku dan korban sering berkomunikasi dengan melakukan chatting atau berkirim pesan.

Hingga akhirnya, pelaku ingin bertemu dan membuat janji bersama korban. Pelaku mengajak korban untuk ketemu di salah satu warung di Kecamatan Bungus Teluk Kabung.

Korban yang tidak curiga dan menganggap lelaki yang dikenalnya bersikap baik ternyata jauh di luar dugaannya. Di lokasi pertemuan itulah pelaku malah berbuat tidak senonoh kepada korban.

Tubuh korban diraba-raba hingga korban merasa tidak senang dan malu. Meski korban menolak, namun pelaku tetap bersikeras dan memaksa korban agar tidak melawan. Korban terus dipaksa. Setelah puas melampiaskan hawa nafsunya, lelaki itu kemudian mengantar korban kembali ke rumahnya.

Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Ediwarman membenarkan adanya laporan pelecehan seksual yang dialami oleh salah seorang mahasiswi tersebut. Selanjutnya, pihaknya akan melanjutkan ke unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) reskrim untuk dilakukan penyelidikan.

”Yang jelas laporan korban telah kita terima dan akan kita teruskan untuk dilakukan penyelidikan. Korban juga telah kita periksa, semoga segera mungkin kita dapat melacak keberadaan pelaku dan menangkapnya,” pungkasnya. (rg)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional