Close

Berkat Bedah Rumah dari FABA, Kaum Dhuafa Tersenyum Sumringah

BEDAH RUMAH— Pihak PLN UPK Teluk Sirih menyerahkan kunci bedah rumah kepada masyarakat tidak mampu.

PADANG, METRO–Menjelang Idul Fitri 1443 H,  PLN berhasil me­nun­taskan program bedah rumah FABA serentak di 5 Lokasi PLTU di Sumatera. Bahkan, serah terima rumah tersebut dilakukan serentak. Nursani (75) janda yang menggantungkan hidup dari anaknya yang berprofesi sebagai tukang becak akhirnya dapat me­nikmati rumah baru. Ta­ngis kebahagiaan juga dilupakan Eni (34). Janda 2 anak yang rumahnya selalu ter­kena banjir jika air laut pasang hanya bisa meneteskan air mata dan tidak mampu banyak bicara melihat rumahnya telah dire­novasi.

Nursani dan Eni merupakan, dua dari lima pe­nerima bantuan program bedah rumah yang diinisiasi PLN UIK Sumbagsel de­ngan menggunakan FABA dari produksi listrik di 5 PLTU di Sumatera yaitu PLTU Bukit Asam, PLTU Tarahan, PLTU Sebalang, PLTU Teluk Sirih dan PLTU Ombilin.

Secara total program bedah rumah serentak ini memanfaatkan 11.150 buah batako hasil produksi UM­KM PLTU setempat dan menghabiskan Rp 260,5 juta, dana YBM PLN yang menyasar golongan fakir miskis di ring 1 PLTU.

Dalam sambutannya General Manager PLN UIK Sumbagsel Djoko Mulyono menyampaikan terima ka­sih kepada seluruh pihak yang pada momen menjelang Idul Fitri 1443 H dapat menyelesaikan program bedah rumah dari FABA. “Sekaligus kita serah terima kunci dan berharap apa yang sudah dilakukan mam­pu memberikan manfaat khususnya kepada dhuafa yang rumahnya telah direnovasi,” ujarnya.

Djoko mendorong kepada seluruh PLTU dilingkungan PLN UIK Sumbagsel untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan FABA dengan berbagai pro­gram agar dampaknya lebih banyak dirasakan masyarakat dan daerah.

Manager PLN UPK Teluk Sirih, Feri Setiawan Efendi juga bersyukur atas terealisasinya program bedah rumah tersebut de­ngan lancar. “Alhamdulillah mendekati Idul Fitri 1443 H di hari ke 25 Bulan Ramadhan PLN berhasil me­nyelesaikan program bedah rumah sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” ujar Feri.

Feri berharap, setelah terbitnya PP No.22/2021 agar ke depan lebih massive lagi pemanfaatan FA­BA yang dilakukan seperti melalui program TJSL dan Lingkungan. Sehingga apa yang dilakukan ini dapat memberikan kehidupan yang lebih baik.  “Kami bersyukur sekali, akhirnya program bantuan bedah rumah di ring 1 PLTU Teluk Sirih telah rampu terlaksana dengan baik. Dan kedepan program ini akan terus dimasifkan,” harap Feri.

Dikatakan, sebelumnya telah diketahui bahwasa­nya rumah yang didirikan menggunakan batako hasil dari olahan FABA PLTU Teluk Sirih. “Dengan bantuan bedah rumah ini diharapkan buk eni pemilik rumah dapat menepati hunian dengan nyaman dan la­yak,” harap Feri.

Program bedah rumah tersebut merupakan inisiasi PLN untuk membantu meringankan beban sesama yang belum memiliki tempat tinggal yang layak huni. Selain mampu menghemat biaya hingga 40 persen, program ini juga memanfaatkan batako produksi UMKM setempat.

Ceremoni serah terima kunci dilakukan serentak secara daring dan luring. Dengan melibatkan stakeholder, PLN terus menunjukan besarnya potensi pemanfaatan FABA dan melalui kolaborasi dengan YBM PLN, selain dapat me­manfaatkan limbah Non B3, PLN juga meringankan beban dhuafa. (boy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top