Menu

Berkas Mafia Tanah Lehar Cs Lengkap

  Dibaca : 147 kali
Berkas Mafia Tanah Lehar Cs Lengkap
Berkas Mafia Tanah Lehar Cs Lengkap

PADANG, METRO
Kasus dugaan pemalsuan surat dan penipuan  atau yang dikenal sebagai tersangka kasus “mafia tanah” dengan tersangka Lehar Cs, terus diproses jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumbar bersama Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar. Asisten Pidana Umum (Aspidum) Kejati Sumbar Fadlul Azmi, Jumat (18/9) mengatakan, berkas perkara tersangka “EMY” telah dinyatakan lengkap alas P-21.

”Usai dilakukan gelar perkara, Kamis (17/9).  Berkas perkara untuk tersangka berinisial “EMY” telah dinyatakan lengkap atau P-21 oleh kejaksaan. Penyidik kepolisian berencana melakukan pelimpahan tersangka dan barang bukti atau tahap dua pekan depan,” kata Fadlul Azmi, Jumat (18/9).

Fadlul menerangkan, berkas perkara tersangka “EMY” telah memenuhi syarat formil dan materil, jadi dinyatakan lengkap, P-21. “Selanjutnya, akan dilakukan tahap dua ke Kejaksaan Negeri Padang. Waktunya dikoordinasikan dengan penyidik,” kata Fadlul Azmi.

Sedangkan, kata Fadlul untuk berkas perkara dua tersangka lainnya “MY” dan “LS” dikembalikan kepada penyidik kepolisian untuk dilengkapi atau P-19. “Kita sudah berikan petunjuk kepada penyidik untuk melengkapi berkas perkara kedua tersangka ini dengan petunjuk yang telah diberikan,” imbuh Fadlul Azmi.

Aspidum menuturkan, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 263 ayat (1) KUHP tentang Pemalsuan Surat, atau Pasal 378 KUHP tentang penipuan. Berkas perkara ketiga tersangka ini di-splitsing atau pemisahan berkas perkara pidana.  “Sementara untuk tersangka berinisial LH, karena telah meninggal dunia, maka proses perkaranya dihentikan demi hukum,” terang Fadlul Azmi.

Terpisah dihubungi, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengungkapkan, pelimpahan tersangka dan barang bukti akan dilakukan dalam pekan depan. “Mungkin seminggu setelah P-21 ini akan dilakukan tahap dua,” ujar Kombes Pol Stefanus.

Kasus ini adalah kasus dugaan pemalsuan surat dan penipuan dengan tersangka berinisial “EPM”, “LH”, MY dan “YS”. Keempat tersangka ditangkap Ditreskrimum Polda Sumbar dalam waktu dan tempat berbeda. LH ditangkap pada 15 Mei lalu di kediamannya di Padang. “EP” ditangkap pada 5 Juni lalu di Tangerang. Sedangkan “MY” dan “YS” ditahan sejak 8 Juni lalu.

Penangkapan ini berdasar laporan polisi nomor LP/182/IV/2020/SPKT-Sbr tanggal 18 April 2020 atas nama pelapor Budiman, dan LP/208/V/2020-SPKT Sbr tanggal 13 Mei 2020 atas nama Adrian Syahbana. Pasalnya, korban Budiman menderita kerugian Rp 1,35 miliar. Sementara Adrian Syahbana merugi sekitar Rp 8,5 miliar.

Ketiga tersangka “EPM”, “MY” dan “LS” kini ditahan di sel tahanan Mapolda Sumbar. Sementara tersangka LH meninggal dunia tanggal 2 Juli di RSUP M Djamil Padang lalu, setelah sempat menjalani perawatan karena mengalami benjolan di bagian pipi. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional