Close

Berkah Lebaran 2022, Kinerja Disparpora Pessel  Hasilkan PAD Rp283 Juta

GELIAT WISATA— Kadisparpora Pessel Suhendri didampingi Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wildan meninjau salah satu objek wisata berbayar yang ada di Pessel.

PESSEL, METRO–Selain mengurus olah­raga Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten (Disparpora) Pessel  juga dibebani tanggungjawab pemasukan udang  daerah.  Sepanjang Hari Raya Idul Fitri 1443 H tahun 2022 Disparpora Pessel di­sibukan mengurus tiket masuk beberapa kawasan wisata berbayar selama tujuh hari, 2 8 Mei  yang tercapai sebesar Rp 282 juta.

Bahkan, sepanjang sepekan Lebaran Idul Fitri 2022 itu, kunjungan ma­syarakat dari berbagai daerah untuk berwisata ke daerah itu sangatlah tinggi. Hal itu bisa dilihat pada semua kawasan yang ada, serta juga padatnya ma­syarakat yang datang ke Pessel dari luar daerah.

“Beberapa objek wisata berbayar tersebut diantaranya, Kawasan Wisata Pantai Carocok Painan, Batu Kalang-Taluak Sikulo, Pulau Setan, dan Desa Wisata Penangkaran Pe­nyu, jembatan akar, dan air Terjun Bayang Sani,” kata Kadisparpora  Pessel Suhendri didampingi Kabid Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wildan, Selasa (10/5).

Dijelaskannya bahwa pada hari pertama Senin (2/5) PAD masuk melalui penjualan karcis di bebe­rapa objek wisata sebesar Rp 2 juta. Memasuki hari ke dua yakni Selasa (3/5) me­ningkat menjadi Rp 22 juta, hari ke tiga atau Rabu meningkat lagi menjadi Rp 57,5 juta. Memasuki hari ke empat, yakni Kamis (5/5) menjadi Rp 66,5 juta.

“Walau sebagian besar pengunjung itu memilih kawasan atau objek wisata yang tidak berbayar, tapi tetap memberikan dampak terhadap daerah, terutama sekali terhadap pe­ningkatan ekonomi ma­syarakat karena melalui kunjungan itu terjadi pe­ningkatan transaksi jual beli,” ujarnya.

Lebih lanjut, memasuki hari Jumat (6/5) kembali menurun menjadi Rp 46 juta, hari Sabtu (7/5) Rp 42,5 juta, dan hari Minggu Rp 41 juta. Selama tujuh hari itu, total PAD yang masuk se­besar Rp 282 juta.

“Karena di tahun ini tidak ada lagi pembatasan bagi masyarakat untuk berkunjung ke kawasan wisata, sehingga saya optimis target PAD di sektor pariwisata sebesar Rp 1,04 miliar tersebut akan tercapai,” ucapnya.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk memaksimalkan pendapatan di sektor pariwisata itu adalah melalui pengelolaan kawasan secara terpadu. “Pengelolaan kawasan secara terpadu ini kita lakukan bersama instansi terkait lainnya. Sebab memang banyak sektor yang harus dilibatkan dalam hal ini, termasuk juga untuk mengantisipasi kebo­coran sumber-sumber yang berpotensi bisa menambah pemasukan terhadap PAD,” kata Suhendri lagi.

Diakuinya bahwa pada lebaran tahun 2022 ini pihaknya memang lebih mem­fokuskan pada dua objek wisata andalan. Diantaranya kawasan Wisata Pantai Carocok Painan dan di Kawasan Wisata Mandeh. “Karena beberapa kawasan wisata penyangga juga memiliki daya tarik yang tidak kalah, maka beberapa kawasan wisata penyanggah lainnya itu juga akan mendapatkan perhatian. Salah satunya bentuknya adalah melalui peningkatan sarana dan prasarana, serta juga akses jalan,” ucap . (rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top