Close

Berjudi saat Puasa, 11 Orang Ditangkap

MAIN JUDI— Jajaran Satreskrim Polres Limapuluh Kota mengamankan empat pelaku pemain judi. Setidaknya sudah 11 orang ditangkap berjudi selama Ramadhan ini. (ramadalius/posmetro)

LIMAPULUH KOTA, METRO – Bulan puasa tidak membuat pejudi menahan diri. Terbukti, Selasa (21/5) lalu sekitar pukul 00.30 WIB di Jorong Pasar Bayuh, Kenagarian Tanjuang Pauah, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kabupaten Limapuluh Kota, satu orang pemilik warung dan enam orang pejudi diamankan Polsek Pangkalan.

Masing-masing, pemilik warung A (48), sedangkan pemain judi AAW (33), AH (29), AP (25), DM (42), S (29) dan F (34), semuanya warga Kecamatan Pangkalan Koto Baru. Mereka diamankan saat asyik bermain judi jenis qiu-qiu di warung milik A.

Penangkapan yang dipimpin Kapolsek Pangkalan Iptu Dika Hadian berlangsung cepat tampa perlawanan berarti. Di lokasi, jajaran Kapolsek Pangkalan berhasil mengamankan uang tunai senilai Rp663.000 dan satu batu domino warna biru serta kartu koa bekas warna kuning.

“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat yang merasa diresahkan dengan aktivitas permainan judi di lokasi. Kemudian kita lakukan penyelidikan dan memang benar sehingga kita lakukan penangkapan,” sebut Kapolres Limapuluh Kota AKBP Haris Hadis melalui Kapolsek Pangkalan Koto Baru, Iptu Dika Hadian, Senin (27/5),

Kini pemilik warung dan pemain judi qiu-qiu sudah diamankan di Mapolsek Pangkalan untuk penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah mengamankan barang bukti terkait permainan judi qiu-qiu di warung milik A.

Pada Sabtu (25/5) sekitar pukul 00.45 WIB, jajaran Satreskrim Polres Limapuluh Kota juga mengamankan pelaku permainan judi jenis kartu ceki (kota) dengan menggunakan uang kontan sebagai taruhannya di warung milik NI di Jorong Labuan Lintang, Kenagarian Sungai Antuan, Kecamatan Mungka, Kabupaten Limapuluh Kota.

Mereka yang diamankan masing-masing, RS (34), RN (22), DC (35) dan NI (34). Dari penangkapan yang dilakukan berhasil disita, 1 lembar kertas karton (alas untuk permainan), kertas ceki sebanyak 158 lembar, kertas ceki yang sudah dibelah dua yang sebanyak 32 lembar yang dijadikan buah (alat pembayaran) dalam permainan dan uang tunai sebanyak Rp476.000 ribu.

“Memang kita mengamankan pelaku pemain judi. Mereka kita amankan karena sudah meresahkan masyarakat. Jadi dari informasi masyarakat kita tindak lanjuti dan benar adanya sehingga kita lakukan penangkapan. Kini tersangka dan barang bukti sudah kita amankan,” sebut Kasat Reskrim AKP Anthon Luther. (us)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top