Menu

Berjasa Berantas Narkoba, Polisi dan Dokter Gigi dapat Penghargaan Bupati

  Dibaca : 58 kali
Berjasa Berantas Narkoba, Polisi dan Dokter Gigi dapat Penghargaan Bupati
DIALOG— Bupati Padangpariaman Ali Mukhni dan Wakil Bupati Suhatri Bur dialog dengan Kapolres AKBP Riski Nugroho usai apel gabungan.

PDG.PARIAMAN, METRO – Bupati Padangpariaman H Ali Mukhni dan Wakil Bupati Padangpariaman Suhatri Bur beserta Unsur Forkopimda Padangpariaman, kemarin, melaksanakan apel gabungan penyerahan penghargaan kepada Kapolres Padangpariaman, Kasat Resnarkoba Padangpariaman dan dr G Meirizal.

”Hari ini kita laksanakan apel gabungan dengan agenda khusus yaitu penyerahan Penghargaan bupati Padangpariaman kepada tiga orang yang tekah berjasa kepada daerah Kabupaten Padangpariaman,” ungkap Ali Mukhni, kemarin.

Katanya, ketiga orang yang telah berjasa tersebut adalah AKBP Rizki Nugroho, Kapolres Padangpariaman, Iptu Edi Harto Kasat Resnarkoba Padangpariaman dan Meirizal dokter gigi di Puskesmas Sintuk Toboh Gadang.

”Dua orang pertama telah berjasa kepada Kabupaten Padangpariaman dalam rangka memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkoba dan yang terakhir telah berjasa mempelopori dan menggerakkan Posyandu Remaja di Kabupaten Padangpariaman,” ujarnya.

Dikatakan, permasalahan penyalahgunaan Narkoba, tidak hanya menjadi permasalahan di daerah. Namun, telah menjadi permasalahan seluruh bangsa di dunia. Dampaknya telah merambah ke hampir seluruh negara, tentu dengan tingkat ancaman yang berbeda-beda.

”Hampir setiap hari kita mendengar adanya korban penyalahgunaan narkoba, baik terjadi di negara lain maupun di negara kita. Di dunia, sekarang ini 4 orang dari 100 orang menjadi korban atau terlibat dalam kejahatan narkoba,” ujarnya.

Jadi katanya, perlu fokus pada kasus narkotika dan juga minuman keras (miras) di daerah kita. Berdasarkan data dari Kepolisian Resor Padangpariaman, sejak Januari 2019 telah ditangkap dan ditangani 3 kasus dengan menangkap 4 orang tersangka. Dari 3 kasus tersebut, seluruhnya merupakan kasus shabu. Dari 4 tersangka itu, rata-rata berumur 30 tahun ke atas. Menurut data lagi, bahwa peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Padang Pariaman verada di peringkat tiga di Sumatera Barat.

”Ini sangat memprihatinkan, karena ini kasus yang kelihatan dan terungkap. Saya kira masih banyak yang tidak kelihatan, laksana puncak gunung es. Kita harus menghentikan semuanya ini, mengurangi kejahatan itu, sehingga masa depan kita menjadi selamat,” ujarnya.

Apel gabungan yang dilaksanakan hari ini adalah sebagai bentuk penghargaan atas upaya sungguh sungguh dan kuat kepada Kapolres Padangpariaman dan Kasat Resnarkoba Padangpariaman dalam menekan dan menghambat peredaran penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.

Untuk itu katanya, atas nama pribadi dan Pemkab Padangpariaman, ia ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya atas usaha, upaya yang kuat dan sungguh sungguh kepada Kapolres Padangpariaman, Kasat Resnarkoba beserta jajaran yang telah berjasa melindungi daerah Padangpariaman ini dari gempuran peredaran narkoba illegal.

Namun demikian katanya, upaya pemberantasan ini tidak bisa diserahkan kepada pihak berwajib saja karena tanggung jawab melindungi anak kemenekan dari jeratan penyalahgunaan narkoba merupakan tanggung jawab bersama.

“Melalui apel gabungan hari ini mari kita bersama-sama bertekad untuk menyelamatkan masa depan kehidupan daerah dan bangsa kita dan menyelamatkan generasi mendatang, menyelamatkan anak-cucu kita dari jeratan narkoba yang dapat berujung pada kematian. Marilah kita berkomitmen, untuk terus melakukan langkah-langkah nyata dalam mencegah kejahatan narkoba tersebut,” ungkapnya.

Mulai katanya, nyatakan perang melawan narkoba: War Against The Drugs! Ada 5 kategori kegiatan dalam perang melawan narkoba; mulai dari pencegahan, penegakan hukum, terapi dan rehabilitasi. Mari kita tingkatkan intensitas dan eksensitasnya, agar hasilnya lebih nyata dan lebih baik.

“Sekolah-sekolah agar terus melakukan pengajaran kepada anak-anak kita untuk betul-betul mencegah terjadinya kejahatan dan pengaruh narkoba. Pastikan pula lingkungan sekolah bebas dari narkoba. Wilayah Perkantoran; dimana pun Saudara bekerja, pastikan pula tercegah dan bebas dari narkoba. Di kampung, di Korong, di Nagari, di desa-desa, pastikan pula tercegah dari kejahatan narkoba. Tingkatkan kerjasama dan keterpaduan dalam memerangi narkoba. Sinergi, kerjasama dan keterpaduan ini, saya harapkan bisa dibangun antara Badan Narkotika Kabupaten dengan Kepolisian dan instansi terkait lainnya serta lembaga swadaya masyarakat yang peduli terhadap program-program BNK,” ungkapnya.

Sejalan dengan upaya yang dilakukan Kapolres Padang Pariaman beserta jajarannya, Drg. Meirizal juga melakukan upaya preventif kepada remaja kita agar terhinda dari perbuatan yang merugikan dirinyan sendiri.

Untuk itu, kepada ketiga orang ini, sekali lagi kita ucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar besarnya atas upaya yang telah dilakukan selama ini.

“Semoga usaha dan upaya ini menjadi ladang ibadah yang pahalanya akan dipanen di yaumil akhir nanti,” tandasnya. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional