Close

Berhasil Kelola Pariwisata di Sijunjung, Sebelas Nagari Diapresiasi Kemenparekraf

PENGHARGAAN— Sebanyak sebelas nagari yang menerima penghargaan dari Kemenparekraf diserahkan Bupati Sijunjung Benny Dwifa.

SIJUNJUNG, METRO–Sejumlah nagari (de­sa) di Kabupaten Sijunjung menerima piagam penghargaan anugerah desa wisata dari Kemen­terian Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif (Kemenpa­rekraf) Sandiaga Uno. Penghargaan itu diserahkan melalui Bupati Sijunjung dan Dinas Pariwisata. Sebanyak sebelas nagari yang berhasil meraih penghargaan anugerah desa/nagari wisata tahun 2021 dan sosialisasi Jari­ngan Desa Wisata tahun 2022 dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir menyerahkan, penghargaan anuge­rah desa/nagari wisata tahun 2021 dan sosialisasi Jaringan Desa Wisata tahun 2022 dari Kementerian Pariwisata dan Eko­nomi Kreatif itu kepada pemerintah nagari yang menerima. ”Kita bangga dengan adanya sebelas nagari yang menerima piagam penghargaan dari Kementerian Pariwisata. Kita berharap selanjutnya nagari-nagari yang menjadi binaan Kemenpa­re­kraf ini bisa mewujudkan nagari ekonomi mandiri di sektor pariwisata melalui program dan ikon wisata yang ada,” tutur Benny.

Dikatakan Benny, peran pariwisata sangat berhubungan erat dengan peningkatan sektor pe­rekonomian daerah. “Da­erah yang dinilai berpotensi diharapkan dapat menjadi tonggak berikutnya dalam menggali potensi kepariwisataan yang ada, serta mendukung penuh bersama dengan pihak terkait untuk mensupport nagari dalam memajukan sektor pariwisata daerah,” sebut Benny.

Kadis Parpora Sijunjung Afrineldi mengatakan, penerimaan piagam penghargaan anugerah desa wisata dari Kemenparekraf, sebagai motivasi untuk terus berupaya lebih maksimal untuk me­wujudkan nagari ekonomi mandiri di sektor pariwisata. ”Alhamdulillah dengan telah diterimanya piagam penghargaan anugerah desa wisata oleh 11 nagari ini bisa menjadi pilot pro­jects dan menjadikan nagari-nagari lain untuk turut serta di tahun 2022 ini. Akan di usulkan beberapa nagari dan desa yang berpotensi untuk ikut Jaringan Desa Wisata Indonesia,” ucap Afrineldi.

Afrineldi menambahkan, tidak hanya ikon wisata alam saja yang bisa dijual. “Pariwisata bisa diciptakan melalui ide-ide kreatif memanfaatkan lokasi dan lingkungan sekitar kita. Jadi bukan hanya nagari yang memiliki potensi alam saja yang bisa ikut,” tambah Afrineldi.

“Ada sebelas nagari kita yang ikut tahun 2021 lalu, dimana pesertanya hampir mencapai 2.000 desa di seluruh Indonesia. Itu diapresiasi dan diberikan penghargaan oleh Kemenparekraf RI,” ujar Afrineldi.

Dalam ajang tersebut ada dua nagari yang  berhasil masuk di posisi 300 besar secara nasional, an­tara lain Nagari Silokek dan Nagari Sisawah. Sebelas nagari wisata di Kabupaten Sijunjung binaan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang menerima piagam penghargaan Anugerah Desa Wi­sata 2021 itu diantaranya Nagari Silokek, Durian Gadang, Muaro, Sijunjung, Aie Angek, Latang, Kandang Baru, Batu Manjulur, Tanjuang Labuah, Sisa­wah, Sumpur Kudus.

Selain melengkapi sarana prasarana infrastruktur pendukung, pihaknya juga akan memberdayakan seluruh dinas teknis serta menjalin kemitraan yang baik antara peme­rintah, pelaku usaha kepariwisataan, perajin, peng­giat serta pihak terkait lainnya. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top