Menu

Beredar Kabar di Tengah Masyarakat, Dana BLT Dikurangi Pusat

  Dibaca : 339 kali
Beredar Kabar di Tengah Masyarakat, Dana BLT Dikurangi Pusat
INFORMASI BLT— Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Din SosP3A), Syafriwal, bersama pihak terkait memaparkan penyaluran dana BLT untuk masyarakat di Padangpariaman.

PDGPARIAMAN, METRO
Informasi yang simpang siur beredar di tengah-tengah masyarakat tentang Bantuan Langsung Tunai (BLT) semasa pandemi Covid-19. Kemarin, Pemkab Padangpariaman memaparkan bagaimana penyerahakan BLT tersebut.

Hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinSosP3A), Syafriwal, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Erman serta Plt. Kepala Badan Keuangan Daerah Armeyn Rangkuti. “Terkait penyaluran bantuan dampak sosial ekonomi  Covid-19 yang terbagi atas Dana Kementerian Sosial, Dana BLT Provinsi, Dana APBD dan Dana Desa diantaranya tiga bantuan telah tersalurkan dan saat ini penyaluran bantuan APBD sedang menunggu proses verifikasi dari BPKD, yang nantinya  dana tersebut akan disalurkan kepada 5000 KK se-Kabupaten Padangpariaman,” kata Syafriwal, kemarin.

Sejalan dengan itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin  Disnsos P3A, Mardi, yang mendampingi , menyatakan bahwa seluruh bantuan dampak sosial ekonomi dampak Covid-19 ini hanya mengakomodir 50%-60% masyarakat miskin di masing-masing Nagari, dalam artian tidak semua masyarakat yang menerima bantuan tersebut.

“Untuk transparansi data penerima bantuan  belum dapat dilakukan karena saat ini DinsosP3A masih melakukan pengecekan  maupun perubahan terhadap data ganda yang sekiranya dilaporkan oleh masyarakat,” katanya.

Senada dengan itu Plt. BPKD Padangpariaman Armeyn Rangkuti mengatakan saat ini BPKD tengah menyelesaikan persyaratan administrasi terkait penyaluran bantuan bersumber dari APBD kabupaten,  diperkirakan akan selesai hingga dua sampai tiga hari kedepan sehingga bantuan tersebut dapat disalurkan kepada masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi Covid-19. “Saat ini kami di BPKD sedang menyelesaikan persyaratan administrasi terkait pencairan dana bantuan APBD untuk masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi Covid-19 dan diperkirakan akan selesai hingga tiga hari kedepan setelah semuanya selesai maka bantuan ini akan segera disalurkan,” jelas Armeyn yang juga merangkap sebagai kepala BKPSDM.

Pada waktu yang sama Kepala DPMD  Erman juga menerangkan bahwa Dana Desa yang ditransfer dari pusat sebesar Rp 88 miliar, namun setelah ada perubahan dari pusat karena adanya pengurangan DAU khusus Dana Desa sehingga saat ini jumlah dana Desa tersebut hanya Rp73 milar. “Pada awalnya pemerintah pusat akan mentransfer dana sebesar Rp88 miliar, namun di pertengahan adanya perubahan atas  pengurangan DAU,  saat ini jumlah dana Desa untuk Padangpariaman tersebut hanya Rp73 miliar sehingga tentu dialokasikan pada setiap nagari terjadi pengurangan,” terangnya.

”Tentang pendistribusian BLT Dana Desa hari ini Telah kita salurkan 95%, bahkan ada beberapa nagari sedang mempersiapkan pencairan BLT Dana Desa tahap II,” ungkapnya. Pernyataan dari Kepala DPMD tersebut juga menjadi sanggahan atas berita simpang siur yang menyebutkan bahwa Bupati  menilap dana BLT sebesar Rp8,3 miliar, yang dinilai tendensius dan tidak berdasar hanya berdasarkan asumsi belaka. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional