Menu

Berburu Pabukoan di Pasarraya Padang, Rp25 Ribu, Dapat Beragam Makanan

  Dibaca : 383 kali
Berburu Pabukoan di Pasarraya Padang, Rp25 Ribu, Dapat Beragam Makanan
PASAR PABUKOAN - Suasana Pasar Pabukoan Pasar Raya Padang, tampak beragam pilihan menu pabukoan yang dijual di sini. Selain banyak jenis pabukoan, harganya pun terjangkau.

BULAN Ramadhan, saatnya berburu pabukoan untuk berbuka puasa. Salah satu tempat yang ramai oleh penjual pabukoan di Kota Padang ialah Pasar Pabukoan Pasar Raya Padang.

Tepatnya di depan Blok IV Pasar Raya Padang, berdiri tenda-tenda yang berisikan puluhan pedagang pabukoan. Hidangan pabukoan yang ditawarkan beragam, mulai gorengan, es buah, godok pisang, lamang, pinukuik, bakwan udang, lapek pugi, onde-onde, lapek katan, sala lauak, sarabi, hingga lupis.

Tak hanya pabukoan, ada juga hidangan utama seperti, rendang, gulai ikan, kalio daging, ikan bakar, ayam kecap, dan banyak jenis lainnya. Soal harga sangat bervariasi, bahkan tiap penjual gorengan bisa berbeda-beda mematok harga.

Saat Posmetro mencoba berbelanja pabukoan. Dengan modal Rp25.000, ternyata bisa mendapatkan banyak pabukoan plus minumannya.

Untuk minuman rata-rata dijual dengan harga Rp5.000-Rp15.000. Saya memilih es cendol durian dengan harga Rp10.000. Sudah termasuk daging durian dengan campuran cendol hijau, ketan, gula, dan santan.

Sisa Rp15.000, saya memilih untuk membeli makanan. Gorengan seperti sala lauak dan risoles cukup menggugah selera saya.

Alhasil saya membeli masing-masing tiga dengan harga Rp3.000 untuk risolesz dan Rp3.000 untuk sala lauak ukuran cukup besar.

Selanjutnya, saya memilih lupis seharga Rp3.000. Sisanya saya belikan untuk pabukoan kue tradisional, yaitu kue talam ubi Rp3.000, gorengan tahu dan bakwan yang masing-masing seharga Rp2.000.

Dengan yang Rp25.000, Posmetro sudah bisa mendapatkan satu minuman cendol durian dan sejumlah kue jajanan pasar.

Salah seorang pedagang, Meri mengatakan, rata-rata pedagang di Pasar Pabukoan setiap hari kehabisan barang dagangan. Pedagang di pasar tersebut, sudah dikenal dengan makanan yang sehat, sesuai anjuran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Biasanya setiap ada Pasar Pabukoan Ramadhan ini, BPOM turun ke pasar dan mengecek makanan dan minuman yang ada. Gunakan memastikan apakah ada zat berbahaya atau tidak. Alhamdulillah makanan yang kami jual sehat semuanya,” jelas Merry.

Pedagang di Pasar Pabukoan, sebagian besar adalah pedagang musiman. Artinya, hanya berdagang di momentum Ramadhan saja.

“Kalau sudah lama berdagang dan bukan hanya pedagang musiman, tentu akan mudah mendapat pelanggan. Karena di luar dari Ramadan telah ada berjualan juga. Kendati demikian, yang namanya masyarakat, memilih mana yang lebih ia suka,” tutup Merry.

Sebelumnya, Walikota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, keberadaan Pasar Pabukoan, untuk memberi kemudahan masyarakat mendapatkan makanan dan minuman berbuka puasa. Pedagang di Pasar Pabukoan, adalah pedagang yang telah mendapatkan bimbingan mengenai penyediaan makanan sehat.

“Pasar Pabukoan ini banyak tersebar di Kota Padang. Tapi untuk yang sekarang ini, ada di Pasar Raya Padang atau di dekat Pasar Inpres. Dengan adanya di kawasan pasar, bagi masyarakat yang berbelanja sayur, dapat singgah di Pasar Pabukoan untuk membeli makanan berbuka di sini,” kata Mahyeldi.

“Pokoknya di Pasar Pabukoan ini semuanya lengkap. Untuk memenuhi sajian makanan untuk berbuka puasa. Apalagi hari ini puasa pertama, akan banyak masyarakat mencari makanan tersebut untuk berbuka,” ujar Mahyeldi.

Mengenai harga, di Pasar Pabukoan ini harga cukup beragam tergantung dari menu yang dijajakan. Sambal rendang, dijual mulai dari Rp10. 000  hingga Rp15.000 per potong daging. Untuk kalio daging kambing, yang khas menggunakan rasa kari masakan India, dijual Rp15.000 hingga Rp20.000 per porsi.

“Sambal-sambal yang lainnya juga tidak jauh berbeda dengan sambal lainnya. Namun untuk minuman segar, ada jus buah, es tebak, es rumput laut, cendol, dan minuman lainnya. Jadi di sini benar-benar lengkap menjual sajian untuk berbuka puasa,” ucap Wali Kota Padang dua periode tersebut. (mil)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional