Menu

Berbagai Tokoh Apresiasi Budaya Cetak Koran POSMETRO PADANG

  Dibaca : 180 kali
Berbagai Tokoh Apresiasi Budaya Cetak Koran POSMETRO PADANG
H Mahyeldi Ansharullah SP, Gubernur Sumatra Barat

Akurat, Independen dan Dinanti
Ulang tahun ke-20 POSMETRO PADANG ini terasa spesial karena bertepatan dengan masuknya Ramadhan 1442 H. Meski tidak menggelar acara yang besar seperti sebelum pandemi Covid-19, namun ulang tahun itu tetap menjadi titik koran ini untuk terus tumbuh. Para tokoh-tokoh di Sumbar mengapresiasi budaya koran cetak yang masih diemban koran ini sejak tahun 2001.

Gubernur Sumatra Barat (Sumbar) H Mahyeldi Ansharullah SP mengucapkan selamat ulang tahun koran POSMETRO PADANG yang ke-20. Mahyeldi merasa, koran ini sudah berkontribusi untuk pembangunan Sumbar selama beredar. Bahkan, saat menjadi Wali Kota Padang, sangat membantu dalam program-program pembangunannya.

“Kami meminta POSMETRO terus berkarya, menghadirkan liputan-liputan yang terbaik. Menghasilkan karya-karya yang membangun pembangunan Sumbar, sebagaimana temanya bangga dengan Sumatra Barat. Tentu juga tidak melepaskan diri dalam kritik sosial dan pembangunan,” kata Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumbar ini.

Yang paling penting, kata Mahyeldi, media harus terus mengawal demokrasi agar berjalan di jalurnya. Tentunya memberikan informasi yang berimbang untuk pembangunan Sumbar ke depan. “Kami akan terus mendukung dunia jurnalistik untuk pembangunan di Sumbar,” kata Mahyeldi yang mengaku sering membaca koran ini.

Anggota DPR RI asal Sumbar H Andre Rosiade mengakui, POSMETRO adalah koran yang merakyat dan mampu memberikan informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat. Meski era media digital telah masuk, dia masih melihat koran ini sebagai bacaan rakyat dan sangat dinanti kedatangannya di Kota Padang dan Kabupaten/Kota lainnya di Sumbar.

“Kami melihat koran ini berbeda, karena punya pembaca fanatic tersendiri. Karena itu kalau kita berkeliling di pasar-pasar, masih banyak menemui orang membaca koran di jalan-jalan. Begitu juga di tempat pangkas, dan komunitas-komunitas lainnya. Artinya, budaya koran cetak masih hidup,” kata ketua DPD Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumbar ini.

Andre Rosiade mengharapkan POSMETRO terus beredar di tengah-tengah masyarakat, karena sudah sangat dikenal dengan independensi dan keakuran datanya. Apalagi untuk peristiwa-peristiwa kriminal, korupsi, kecelakaan dan yang ada di sekitar masyarakat. “Kalau belum baca POSMETRO, warga Sumbar belum puas dengan informasinya. Begitu yang sering kami dengar. Selamat ulang tahun ke-20 untuk koran rakyat badarai ini,” kata ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.

Sementara itu, Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, koran POSMETRO PADANG tentunya sudah tidak asing lagi bagi kepolisian. Selama ini hubungan Polri khususnya Polda Sumbar dengan koran ini sudah sangat baik karena sebagai perpanjang tangan dari Polda Sumbar untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Pada momen ini, orang nomor satu di Polda Sumbar tersebut mengucapkan selamat ulang tahun ke-20 koran POSMETRO PADANG.

“Sejak saya menjabat sebagai Kapolda di Sumatra Barat ini, setiap hari saya sempatkan untuk membaca koran POSMETRO PADANG. Saya menilai koran ini punya style sendiri, apalagi juga fokus pemberitaan di kriminal, sehingga sudah sangat melekat dengan kepolisian. Semoga POSMETRO PADANG terus menjadi koran harian yang menjadikan berita terpercaya dan penyejuk hati masyarakat,” kata Irjen Pol Toni Harmanto.

Selain itu, Ketua DPRD Kota Padang, Syafrial Kani juga mengucapkan selamat hari jadi untuk POSMETRO PADANG yang ke-20. Ia berharap, semoga koran ini selalu jaya dan semakin diminati banyak pembaca.

“Dengan usia 20 Tahun, Harian Pagi POSMETRO PADANG  terus memberikan informasi yang akurat, terbaru dan mendalam pada khalayak banyak,” ujar kader Gerindra ini.

Selain itu, Syafrial Kani berharap koran POSMETRO PADANG ke depan perlu membuat pemberitaan-pemberitaan yang sifatnya menyentuh. Supaya pembaca tertarik dan kejenuhan membaca mereka tak timbul.

“Isi berita jangan serimonial saja bentuknya. Saya ingin pemberitaan yang dimuat haruslah membangun  jangan sajikan yang telah lama atau keluar di media lain. Sebab itu akan membuat pembaca bosan dan enggan melihat isi koran. Kita berharap dengan usia 20 Tahun ini, keberadaan Harian Pagi POSMETRO PADANG  benar-benar menjawab apa yang dibutuhkan pembaca,” ucap Ketua DPC Gerindra Padang ini.

POSMETRO PADANG Makin Dewasa
20 tahun adalah usia yang sudah dewasa. Menurut Ketua DPD Gabpeknas Sumbar Suparman, POSMETRO PADANG tidak perlu lagi takut dalam menyajikan pemberitaan, selama sesuai dengan kaidahnya dan kode etik karena ada undang-undang yang melindungi.

“Usia 20 tahun merupakan usia yang cukup bijak dan sudah punya prinsip. Tapi walaupun media dilindungi oleh undang-undang,  perlu dipahami pula jangan membela pejabat yang salah. Jangan sampai kehilangan fungsinya sebagai alat komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah dan alat kontrol terhadap kinerja pejabat,” ungkap Suparman.

Dikatakan Suparman, bahasanya jangan terlalu di poles-poles sehingga kehilangan substansinya dan bisa ditebak pembaca. Terutama yang menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Yang benar sampaikanlah benar, yang salah sampaikanlah salah. Memang, media langganan pemerintah sehingga terkadang juga harus membela kepentingan pemerintah.

“Tapi media jangan sampai melacurkan diri demi seseorang atau suatu kelompok, sehingga mengabaikan kepentingan masyarakat. Bagaimana harus bersikap? Media harus membuat rambu-rambu. Media harus memberitakan apapun yang menyangkut kepentingan masyarakat. Contoh, seperti misalnya pembangunan yang tidak jalan. Pejabat yang banyak euforia, jalan-jalan keluar negeri, banyak kunker-kunkeran. Tapi hasilnya untuk masyarakat tidak ada. Tidak perlu dibela,” ucapnya. (*)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional