Menu

Berbagai Langkah Dilakukan untuk Menangani Covid-19, Siapkan Bantuan Pangan untuk 91 Ribu Jiwa 

  Dibaca : 669 kali
Berbagai Langkah Dilakukan untuk Menangani Covid-19, Siapkan Bantuan Pangan untuk 91 Ribu Jiwa 
Bupati Padangpariaman Ali Mukhni saat turun lapangan dalam penanganan Covid-19

Berbagai langkah telah dilakukan pasangan Bupati Padangpariaman, H Ali Mukhni bersama Wakil Bupati Suhatri Bur dalam antisipasi penyebaran virus corona (Covid-19).

Berbagai langkah telah diambil untuk meminimalisir penyebaran Covid-19. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh, hingga berkoordinasi dengan pihak Bandara Internasional Minangkabau (BIM) serta membagikan beras kepada masyarakat miskin dalam daerahnya.

Kata Bupati Padangpariaman, H Ali Mukhni, saat ini Pemkab Padangpariaman telah mendirikan posko untuk penanganan Covid-19. Posko berada di tiga titik diantaranya, perbatasan Padangpariaman dengan Kabupaten Tanahdatar terletak di Kayu Tanam, kedua perbatasan Kabupaten Agam dengan Padangpariaman terletak di Batang Gasan dan ketiga perbatasan Padangpariaman dengan Kabupaten Agam terletak di Tandikat Utara. “Setiap harinya posko tersebut beroperasi selama 24 jam, dengan mengerahkan 15 petugas,” kata Bupati Padangpariaman, H Ali Mukhni, kemarin.

Petugas terdiri dari Dinas Perhubungan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kesehatan, Satpol PP. Bahkan juga dikerahkan personel TNI dan Polri di masing-masing posko tersebut. “Saya bersama Wakil Bupati Padangpariaman, Suhatri Bur telah meninjau kegiatan posko penanganan Covid-19 di Tandikat Utara. Dalam peninjauan tersebut kita berharap agar petugas dapat menjalankan tugas sesuai dengan protokol perbatasan dan menjaga kesehatan diri,” ungkapnya.

Saat itu, ia minta petugas yang bertugas di posko penanganan Covid-19 agar menjalankan tugas sesuai dengan protokol perbatasan untuk mengetahui jumlah pendatang yang masuk dan tujuannya ke Padangpariaman.  “Yang sangat utama adalah, petugas agar selalu menjaga kesehatan selama menjalankan tugas,” ujarnya.

Sejalan dengan itu, Dinas Kesehatan Padangpariaman telah melakukan beberapa persiapan untuk penanganan Covid-19. Diantara pengadaan APD seperti masker, hand sanitizer dan disinfektan yang dipersiapkan hingga Oktober mendatang, yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui nagari.

Kemudian dalam perbaikan ekonomi masyarakat yang terdampak dari Covid-19 ini lanjutnya, ia telah sediakan sebanyak 820 ton beras untuk dibagikan kepada masyarakat miskin dalam daerahnya. “Pembagian dilakukan secara bertahap. di Kecamatan Sungai Limau, kita telah bagikan 5 ton beras untuk Nagari Kuranji Hilir,” ujarnya.

Bahkan, telah disediakan dana sekitar Rp26 miliar sebagai penyediaan beras sebanyak 820 ton untuk 91 ribu jiwa masyarakat yang terkena dampak sosial ekonomi Covid-19 selama 3 bulan ke depan. “Ini baru dari data awal. Belum ditambah dengan data yang sedang didata pemerintah nagari sekitar 15 persen. Sehingga, diperkirakan kita akan menghabiskan dana untuk penanganan dampak sosial ekonomi Covid-19 sektor pengendalian pangan saja lebih kurang Rp50 miliar,” ujarnya.

Nanti katanya, pengendalian dampak sosial ekonomi Covid-19 ini akan diupayakan juga dari Alokasi Dana Desa (ADD), dari BAZNAS, dari CSR perusahaan dan bantuan perantau. Ali Mukhni menyampaikan tentang perkembangan kondisi pasien positif Covid-19  di Kabupaten Padangpariaman yang berinisial TA, mulai membaik dan pada hari ini merupakan hari ke-14, sebelum besoknya akan melaksanakan tes swab kembali di Laboratorium Biomedik Unand.
“Untuk pengawasan perantau yang datang ke Padangpariaman, pemkab telah membuka posko di perbatasan. Kemudian juga akan membuka dua posko lagi di Kecamatan Batang Anai terletak di depan Pasar Grosir Kasang dan dekat Polsek Bandara, Pemerintah Kabupaten Padangpariaman juga mengaktifkan satgas sampai ke tingkat nagari,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan pemerintah daerah juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan oleh petugas sampai ke nagari dan juga korong. Pemerintah Kabupaten Padangpariaman katanya, sudah menyiapkan bantuan pangan untuk 91 ribu jiwa masyarakat Padangpariaman yang terkena dampak sosial ekonomi Covid-19 selama tiga bulan ke depan yang akan didistribusikan  secepatnya.

Kepala Dinas Sosial P3A Padangpariaman, Syafriwal mengatakan, akan menyusun data ini secepatnya. “Kami berharap agar nagari-nagari dapat secepatnya mengirimkan datanya.

Sehingga, nantinya bagi nagari yang cepat menyusun data akan diprioritaskan penyalurannya. Saya lagi mengupayakan percepatan penyaluran kepada nagari se-Kabupaten Padangpariaman pada bulan April ini,” tambahnya mengakhiri. (**)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

IKLAN

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional