Close

Berantas Pungli dan Mafia Tanah, 23 Personel Ditreskrimum Polda Sumbar Diganjar Penghargaan

DAPAT PENGHARGAAN— Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy bersama personel Ditreskrimum Polda Sumbar usai menyerahkan piagam penghargaan.

PADANG, METRO–Sebanyak 23 personel Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar, menerima penghargaan dari empat instansi lantaran melaksanakan tugas dengan profesional. Penyerahan peng­hargaan itu dilaksnakan di Hotel Mercure Pa­dang,Rabu (22/9) pukul 10.00 WIB. 

Pihak-pihak  yang mem­berikan apresiasi atas kinerja Ditreskrimum Polda Sumbar, adalah Kementerian ATR BPN Pusat, Gubernur Sumbar, Rektor Universitas Negeri Padang, dan PT Semen Padang. 

“Ditreskrimum Polda Sumbar terus berupaya untuk tetap konsisten dan konsekuen dalam melaksanakan tugas sebagai bagian Polda Sumbar. Kami berupaya tetap melaksanakan tugas secara profesional dan berkelanjutan,” ungkap Dirreskrimum Polda Sumbar, Kombes Pol Imam Kabut Sariadi, 

Dijelaskan Kombes Pol Imam, Kementerian ATR BPN memberikan empat penghargaan kepada Ditreskrimum kategori berprestasi dalam penanganan kasus mafia tanah di Provinsi Sumbar. 

“Penghargaan selanjutnya dari PT Semen Pa­dang kategori berprestasi atas pelaksanaan proses penegakan hukum dalam rangka pemberantasan pungutan liar di lingkungan PT Semen Padang,” jelasnya.

Selain itu, dikatakan Kombes Pol Imam, pihak Kampus Universitas Ne­geri (UNP) Padang juga memberikan penghargaan kategori berprestasi dalam bi­dang Kamtibmas mampu mem­bentuk kesadaran dan kepatuhan hukum yang berorientasi di ling­kungan civitas akademi UNP Padang. 

“Selanjutnya dua penghargaan dari Pemprov Sum­bar kategori kontribusi dalam percepatan pelayanan pelayanan kepada masyarakat berkaitan de­ngan pengungkapan dan proses penegakan hukum kasus mafia serta penanganan strategi nasional (PSN) di wilayah Sumbar, dan penghargaan kategori montribusi dan komitmen dalam percepatan pelayanan dan penanganan kasus perempuan dan anak korban kekerasan,” ujar Kombes Pol Imam.

Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, mengatakan penghargaan tersebut adalah sebuah apresiasi dari Pemprov Sumbar, PT Semen Padang, Kementerian ATR BPN, dan UNP. Penghargaan tersebut adalah apresiasi menyukseskan keamanan di Sumbar, seperti penanganan pungli dan proyek strategis nasional. 

“Ini adalah apresiasi kepada anak bangsa yang telah bekerja  mencurahkan tenaga dan pikiran untuk suksesnya kemajuan Sumbar berbagai bidang dalam hal keamanan,” kata Audy, setelah menyerahkan penghargaan dari gubernur Sumbar. 

Sekretaris Perusahan PT Semen Padang, Oktoweri, mengatakan, penghargaan tersebut adalah apresiasi kepada jajaran Polda Sumbar dalam penanganan kasus pungutan liar (Pungli)  yang viral beberapa bulan lalu. 

“Rasanya cukup responsif, cepat menangkap pelaku, kerja-sama yang cukup baik. Ini semacam shyok terapi bagi kejahatan pungli di Semen Padang. Artinya, mudah-mudahan dengan kejadian seperti ini mencegah terjadinya hal yang serupa,” kata Oktoweri, setelah menyerahkan penghargaan.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sumbar, Syaiful, mengatakan penghargaan yang diberikan berkaitan dengan penanganan kasus mafia tanah yang dikenal dengan Lehar. Pihaknya berterima-kasih, sebab persoalan itu telah selesai setelah 20 tahun lamanya. 

“Kami berterima-kasih kepada pihak Polda Sumbar khususnya Ditreskrimum dalam rangka penanganan tanah di daerah kita ini dan banyak juga hal hal lain yang sedang kita berkolaborasi dengan pihak Polda, mudah-mudahan berjalan baik,” sebut Syaiful. 

Di tempat yang sama, Wakil Rektor II UNP, Syahril, mengatakan, penghargaan diberikan atas keberhasilan Ditreskrimum Polda Sumbar dalam mengamankan aset-aset negara yang ada di kampus UNP. Respon pihak kepolsian sangat cepat. 

“Kita memberikan apresiasi atas keberhasilan beberapa kasus antara UNP dengan pihak-pihak lain. UNP kan penyelenggara negara, seluruh tanah, bangunan gedung itu milik negara, mala kita minta bantuan pengamanan kepada pihak polisi mengamankan aset negara ini,” ungkap Syahril. 

Menanggapi penggargaan itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Edi Mardianto, mengatakan, situasi pandemi tidak menjadi hambatan bagi personel Polda Sumbar untuk tetap bekerja dan berkarya sesuai tugas yang diemban. Hal ini dibuktikan dengan adanya apresiasi oleh beberapa lembaga untuk personel Ditreskrimum Polda Sumbar. 

“Penghargaan ini adalah apresiasi untuk Polda Sumbar. Kita berharap reward ini tidak serta merta menjadi efek semangat, motivasi dalam melaksanakan tugas pokoknya, sehingga penghargaan ini dapat menjadi contoh dan teladan serta peningkatan kinerja,” pungkas Brigjen Pol Edi Mardianto. (rgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top