Menu

Beraktivitas di Perempatan Jalan, 25 Pengemis dan Pengamen Diamankan

  Dibaca : 472 kali
Beraktivitas di Perempatan Jalan, 25 Pengemis dan Pengamen Diamankan
NAIK MOBIL— Para pengemis yang berhasil diamankan, dinaikkan ke dalam mobil Satpol PP untuk selanjutnya diserahkan ke Dinas Sosial.

TAN MALAKA, METRO
Puluhan pengemis dan pengamen diamankan Satpol PP Kota Padang di beberapa titik lokasi perempatan lampu merah di Kota Padang sejak Sabtu-Minggu (30- 31/5). Total keseluruhan yang diamankan sebanyak 25 orang, diantaranya tujuh orang pengamen dan 18 orang pengemis. Mereka semua diamankan oleh anggota yang lagi patroli di seputaran Kota Padang.

aIa menambahkan, titik-titik perempatan lampu merah tersebut yakni di Jalan Khatib Sulaiman depan RM Lamun Ombak, perempatan Jalan Imam Bonjol, perempatan Jalan Ujung Gurun, perempatan Padang Baru dan Simpang Kandang. “Mereka semua melanggar Perda 11 tahun 2005 tentang Trantibum,” ucap Alfiadi.

Selanjutnya terang Alfiadi, mereka yang telah diamankan tersebut langsung di serahkan petugas ke Dinas Sosial Kota Padang untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut. “Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang baru yang meminta-minta di lampu merah. Ada juga yang beralih dari biasanya meminta-minta ke rumah-rumah dan warung, kini beralih saat sore hari ke perempatan lampu merah,” tukas mantan kepala Bapenda Padang ini.

Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Padang agar tidak memberi di perempatan lampu merah. Silahkan memberi namun jangan di lampu merah. “Jika kita ikut memberi di lampu merah, berarti kita juga ikut mengajak mereka untuk hidup di jalanan. Mari bersama-sama bijak dalam memberi, jangan sampai niat baik kita bisa mencelakakan mereka,” paparnya.

Ia mengatakan, akan terus melakukan pengawasan dan akan mengejar dan mempidanakan jika ditemukan adanya para oknum atau orang tua yang mengeksploitasi anak di bawah umur. “Kita dapati informasi dari masyarakat bahwa ada pengemis yang mengeksploitasi anak, untuk hari ini belum kita dapati. Namun kita akan terus awasi perempatan lampu merah,” sebutnya.

Alfiadi menyebutkan, pihaknya akan mengeejar terus terhadap para oknum yang mempekerjakan anak-anak tersebut. Sebab yang dilakukan jelas kriminalisasi terhadap anak dan akan diproses secara hukum oleh pihak berwajib. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional