Menu

Bentrok Warga di Tiku, 2 Luka Bacok, Warga Perumahan AMP 2 Kabur

  Dibaca : 1417 kali
Bentrok Warga di Tiku, 2 Luka Bacok, Warga Perumahan AMP 2 Kabur
TERLUKA— Dua orang terluka akibat perkelahian antarwarga di Gadih Angik, Jorong Masang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Kamis (28/3) malam.

AGAM, METRO – Perkelahian antarwarga terjadi di Gadih Angik, Jorong Masang Timur, Nagari Tiku Limo Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Kamis (28/3) sekitar pukul 21.30 WIB. Dua orang mengalami luka tusuk dan bacok saat peristiwa yang sempat memancing amarah antarkelompok warga itu.

Peristiwa itu terjadi antara penduduk setempat dengan warga yang tinggal di Kompleks Perumahan PT AMP 2, Gadih Angik. Berawal saat pelapor bernama Asam Basri (22) bersama 10 temannya mendatangi rumah Martinus (30). Berniat menyelesaikan masalah penamparan yang dilakukan Martinus kepada adiknya.

Namun nahas, Martinus tak mau disalahkan dan mengamuk. Dengan senjata tajam, dia bersama dua rekannya menghajar tamu tak diundangnya itu. Akhirnya, Malindo panggilan Malin (19), warga Gadih Angik dan rekannya Mamat (20) terluka. Dia mengalami tikaman senjata tajam milik Martinus yang biasa dipanggil Tinisu.

Akibat peristiwa tersebut, Malindo dan Mamat harus dilarikan ke RSUD Lubukbasung usai mendapat beberapa tusukan senjata tajam. Kapolres Agam AKBP Ferry Suwandi melalui Kasat Reskrim Iptu M Reza, Jumat (29/3) membenarkan peristiwa tersebut.

Katanya, kejadian ini diketahui setelah adanya laporan polisi bernomor: LP/43/III/2019– SPKT Res Agam 29 Maret 2019. Tentang dugaan Tindak Pidana Penganiayaan yang dilaporkan oleh Asam Basri, panggilan Ayi, warga Gadih Angik.

“Mendapat laporan, tim terjun ke lokasi untuk mengamankan. Dari keterangan saksi di lokasi kita mendapatkan informasi, penganiayaan ini terjadi berawal pada saat pelapor bersama dengan temannya mendatangi rumah terlapor dengan niat menyelesaikan permasalahan. Terlapor diduga menampar adiknya yang bernama Buyung,” jelasnya.

Saat melakukan musyawarah, terjadilah keributan mulut antara terlapor dengan pelapor. Sehingga terjadi perkelahian. Saat terjadi keributan terlapor dengan dua orang teman lainnya menggunakan senjata tajam yaitu 1 parang dan 1 pisau. Sehingga korban mengalami luka robek pada punggung sebelah kanan dan juga temannya.

Kasat melanjutkan, akibatnya Malindo mengalami luka robek pada lengan sebelah kanan. Sedangkan rekannya Mamat mengalami luka robek pada punggung sebelah kanan. Atas kejadian tersebut mereka harus dilarikan ke RSUD Lubukbasung.

Kasat menambahkan, keluarga korban langsung melapor ke Polres Agam. “Kita tengah melakukan penyelidikan. Keluarga serta masyarakat sudah kita berikan pengertian agar tidak melakukan hal yang sama terhadap keluarga pelaku (tindakan balasan). Karena akan membuat situasi semakin runyam. Biarkan aparat yang melakukan penindakan hukum kalau terbukti melanggar,” katanya.

Dia juga berpesan kepada warga agar jangan main hakim sendiri. Sebab ini akan berujung kepada tindakan yang melawan hokum.

“Alhamdulilah setelah kita berikan pengertian kepada pihak korban dan masyarakat sekitarnya situasi saat sekarang sudah bisa dikendalikan (kondusif),” katanya.

Sampai sore kemarin, polisi masih terus menggali informasi dan melengkapi saksi-saksi di lapangan. “Pelaku sendiri saat ini sedang kita lakukan pengejaran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita berhasil mengamankan pelaku penganiayaan tersebut,” harapnya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional