Menu

Beni Ajak Teman Bobol Rumah Sepupu

  Dibaca : 182 kali
Beni Ajak Teman Bobol Rumah Sepupu
JALANI SIDANG— Dua terdakwa kasus pencurian, Beni Chandra dan Susiandi Zulfi menjalani sidang di PN Padang. (hendra/posmetro)

PADANG, METRO – Kepepet butuh uang, Beni Chandra nekat mengajak rekannya Susiandi Zulfi melakukan pencurian di rumah sepupunya di Jalan Usang Bawah Asam, RT 001/RW 04, Kelurahan Sungai Sapiah, Kuranji dengan cara memanjat atap dan membobolnya menggunakan obeng. Dalam aksi pencurian itu, keduanya berhasil membawa kabur dua cincin emas dan satu unit televisi.

Atas ulahnya itu, Beni Chandra dan Susiandi Zulfi yang sebelumnya ditangkap Polisi, harus duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Padang kelas 1 A, Rabu (16/10). Dalam sidang dalam agenda saksi itu dipimpin oleh Ketua Jonlar Purba anggota, Inna Herilina dan Agnes Sinaga. Tiga orang saksi dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Padang, Yuli Sildra.

Salah seorang saksi mengakui, dia ditawari barang hasil curiannya berupa dua buah cincin emas oleh terdakwa dengan alasan kepepet butuh uang. Bahkan, ia tidak mengetahui sama sekali kalau cincin yang dijual merupakan barang curian.

“Sebelumnya tidak tahu cincin yang dia jual adalah cicin hasil curian. Saya ditawari karena terdakwa Beni mengaku sangat perlu uang karena istrinya butuh biaya karena lagi sakit, dan saya pun membelinya dengan harga pasaran,” ujar saksi tersebut kepada Majelis Hakim usai disumpah.

Sedangkan terdakwa kedua yaitu Susiandi Zulfi alias Andi diduga ikut membantu tedakwa Budi melakukan pencurian dengan cara membobol loteng rumah sepupunya sendiri dengan sebuah obeng,” Ya, pak saya ikut membantu Budi, mencongkel loteng dengan obeng dan masuk ke rumah sepupunya itu dan mengambil cincin emas dan televisi pada bulan Juli lalu,” ujarnya kepada Majelis Hakim

Selain cincin emas kedua terdakwa juga menggondol satu unit televisi LCD 24 Inch merk Panasonic. Atas perbuatan terdakwa korban yang juga sepupunya sendiri mengalami kerugian lebih sebesar Rp 15 juta.

Usai mendengarkan keterangan tersebut, terdakwa membenarkan keterangan para saksi kepada majelis hakim. Atas kelakuanya itu diancam pasal 363 KUHP ayat 1 oleh JPU di dalam dakwaannya. Sidang dilanjutkan satu minggu kedepan dengan agenda tuntutan JPU. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional