Close

Bejat, Duda Cabuli Anak Mantan Kakak Ipar di Kecamatan Bungus Teluk Kabung, Modus Ajak Raun-raun Malah Singgah di Pondok Kosong, Terbongkar Gara-gara Korban Hamil 7 Bulan

CABUL— Pelaku HI (41) diamankan di Polsek Bungus Teluk Kabung atas kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur.

PADANG, METRO–Sorang pria berusia 41 tahun di Kecamatan Bungus Teluk Kabung tega mencabuli anak dari mantan kakak iparnya. Mirisnya, aksi bejat itu dilakukannya tidak hanya satu kali, melainkan berulang kali hingga menyebabkan korban kini hamil 7 bulan.

Bahkan, pelaku berinisial HI yang sudah menduda ini mencabuli korban IS (17) sejak Agustus 2020 hingga tahun 2021. Setiap kali melakukan persetubuhan terhadap korban, pelaku selalu memberikan uang jajan kepada korban agar korban tutup mulut dan juga disertai dengan ancaman.

Hanya saja, aksi bejat yang diperbuat pelaku pun akhirnya terbongkar, setelah korban yang mengaku sudah lama tidak datang bulan alias haid. Mendengar pengakuan korban, orang tuanya pun langsung membawa korban ke bidan dan ternyata korban sudah hamil.

Mengetahui hal itu, orang tua korban langsung mendesak korban agar memberitahukan siapa yan telah menghamilinya. Meski sempat bungkam, korban pun akhirnya memberitahukan kepada orang tuanya kalau dirinya sudah dicabuli berulang kali oleh pelaku HI.

Sontak saja, orang tua korban yang tak terima anaknya yang masih di bawah umur telah dicabuli dan dihamili, melapor ke Polsek setempat. Alhasil, pelaku yang rumahnya memang berdekatan dengan korban, ditangkap oleh jajaran Polsek Bungus Teluk Kabung untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolsek Bungus AKP Zamzami mengatakan, pihaknya menangkap HI atas kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengakibatkan korban kini mengandung 7 bulan. Pelaku ditangkap setelah didapatkan bukti-bukti kuat terkait dugaan pencabulan tersebut.

“Tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur berinisial IS (17) tahun yang dilakukan pelaku sejak Agustus 2020 sampai 2021. Diketahui bahwa korban atau anak ini bercerita kepada orang tuanya bahwa dia tidak haid sudah lama,” kata Kapolsek Bungus AKP Zamzami, Kamis (21/10).

Korban sendiri diketahui tinggal dekat dengan Pelaku di Kelurahan Teluk Kabung Utara, Kecamatan Bungus Teluk Kabung. Sejak saat itulah tersangka mulai tergiur dengan putri dari mantan kakak iparnya tersebut. Sampai kemudian pelaku mulai menjalankan niat busuknya terhadap korban.

“Modus tersangka melakukan persetubuhan atau melakukan cabul terhadap korban dengan mengajaknya berjalan-jalan pakai motor bersama anak pelaku yang seumuran dengan korban,” ucap Kapolsek.

Menurut pengakuan korban tersangka awalnya diajak jalan-jalan dan berhenti disebuah pondok pinggir jalan kelok jariang Kecamatan Teluk Kabung Bungus, Kota Padang, dan tersangka langsung melakukan aksi bejatnya di pondok tersebut.

“Pelaku melakukan tindakan bejatnya dengan memberi anak tersebut uang supaya tidak memberitahu kepada orang lain, perbuatan tersebut sudah berulang kali,” ujar Zamzami.

Lanjut Ia menjelaskan penangkapan pelaku setelah mendapatkan laporan dari ibu korban Ke Polsek Bungus Teluk Kabung dan dilakukan penangkapan terhadap pelaku di dalam rumahnya.

“Setelah dilakukan pemeriksaan pelaku akhirnya mengakui perbuatan bejatnya tersebut. Saat ini pelaku ditahan di Polsek Bungus dan ditetapkan sebagai tersangka. Ia dijerat Pasal 76 D Jo 81 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara,” pungkasnya. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top