Close

Bejat, Ayah Cabuli Anak Kandung yang Masih di Bawah Umur di Kecamatan Padang Barat, Terungkap Setelah Dipergoki Kakak Tiri Korban

PEMERIKSAAN— SL (50) Pelaku pencabulan terhadap anak kandung yang masih di bawah umur berinisial ML (13) saat menjalani pemeriksaan di ruang unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Satreskrim Polresta Padang, Senin (1/11).

PADANG, METRO–Sorang pria paruh baya berusia 50 tahun di Kecamatan Padang Barat, Kota Padang tega mencabuli anak kandungnya sendiri yang masih berusia 13 tahun. Mirisnya, aksi bejat itu telah dilakukannya dua kali dimana pertama kali dilakukannya pada bulan Mei 2021.

Terbongkarnya aksi bejat pelaku berinisial SL (50) terhadap anak kandungnya berinisial ML (13) setelah kakak korban melihat pelaku yang keluar dari dalam kamar korban dengan hanya mengenakan sarung.

Merasa curiga, kakak korban kemudian masuk ke dalam kamar dan melihat korban dalam keadaan tertidur. Lebih mengagetkan, kakak korban melihat bekas cairan di bagian pantat korban.

Melihat adanya bekas cairan tersebut, kakak korban menanyakan perihal cairan tersebut, namun korban menjawab tidak tahu. Karena merasa curiga, kakak korban membawanya ke Puskesmas dan mengakui bahwa ia telah dicabuli oleh pelaku sebanyak dua kali.

Atas kejadian tersebut kakak korban merasa tidak senang dan melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Padang dengan nomor laporan LP/B/573/XI/2021/ SPKT/POLRESTA PADANG/POLDA SUMATERA BARAT, tanggal 01 November 2021 guna proses hukum lebih lanjut.

Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda mengatakan, pihaknya menangkap SL atas kasus pencabulan terhadap anak kandungnya sendiri yang masih di bawah umur. Pelaku ditangkap setelah didapatkan bukti-bukti kuat terkait dugaan pencabulan tersebut.

“Pelaku ditangkap Senin (1/11) sekitar pukul 17.00 WIB saat pelaku sedang berada di gudang barang bekas yang berada di Berok Nipah, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang,”kata Rico.

Dikatakan oleh Rico, kejadian tersebut dilaporkan oleh kakak korban yang melihat gelagat mencurigakan dari pelaku yang keluar dari kamar korban dengan hanya mengenakan sarung.

“Menurut pengakuan pelapor (kakak korban), setelah ia melihat ke dalam kamar, pelapor melihat adiknya tertidur dengan menyisakan bekas cairan  di bagian pantatnya. Awalnya korban mengaku tidak tahu cairan apa yang ada di pantatnya, namun ketika di bawa ke Puskesmas untuk diperiksa, korban baru mengakui bahwa ia telah dicabuli oleh ayah kandungnya sebanyak dua kali,”ungkap Rico.

Mengetahui hal tersebut ungkap Rico, kakak korban langsung melaporkan hal tersebut ke Polresta Padang untuk memproses pelaku secara hukum.

“Berawal pada saat pelapor datang ke Polresta padang, setelah itu dilakukan visum et repertum terhadap korban, kemudian pelapor, saksi dan korban dimintai keterangan, setelah itu dilakukan penyelidikan untuk mencari tahu keberadaan pelaku,”kata Rico.

Dilanjutkan oleh Rico, ditengah penyelidikan diketahui keberadaan pelaku sedang berada di gudang barang bekas yang berada di Berok Nipah, mengetahui hal tersebut kemudian unit PPA Polresta Padang melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Sementara itu menurut Rico, dengan ditangkapnya pelaku SL, dalam sepekan ini pihaknya telah berhasil mengungkap dua kasus pencabulan terhadap anak kandung yang masih di bawah umur.

“Sebelumnya pada Rabu (27/10) yang lalu, kami juga berhasil mengungkap kasus pencabulan yang pelakunya merupakan ayah kandung korban yang masih berumur 6 tahun,”ujar Rico.

Dikatakan oleh Rico, pelaku berinisial Z (48) diamankan di kawasan Kuranji, Kota Padang saat sedang memancing di atas jembatan di kawasan tersebut. Terungkapnya peristiwa pencabulan dalam kasus tersebut, menurut Rico bermula saat korban mengeluhkan rasa sakit pada bagian kemaluannya kepada salah seorang tetangga yang ada di dekat rumahnya.

“Setelah korban mengeluhkan rasa sakit di bagian kemaluannya, tetangga korban langsung melaporkan kepada ibu korban yang langsung menanyakan hal tersebut kepada korban, kepada ibunya, korban mengakui bahwa telah dibujuk untuk melakukan hubungan suami istri oleh terduga pelaku yang tak lain merupakan ayah kandungnya sendiri ,”ungkap Rico.

Tidak lama setelah ibu korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polresta Padang, menurut Kompol Rico, pihaknya langsung bergerak mencari keberadaan terduga pelaku yang diketahui sedang berada di Jembatan Buai Aru, Sungai Sapiah Kecamatan Kuranji.

“Pelaku kami tangkap ketika sedang memancing di atas sebuah jembatan dan langsung kami bawa ke Mapolresta Padang untuk proses penyelidikan lebih lanjut,” ujar Kompol Rico.

Saat ini, kedua pelaku telah diselkan di sel tahanan Polresta Padang dan dapat diancam Pasal 82 ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 76E UU RI No.17 tahun 2016, tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU RI No.01 tahun 2016, tentang Perubahan Kedua Atas UU RI No.23 tahun 2002, tentang Perlindungan Anak Menjadi Undang-undang,”tutur Rico. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top