Menu

Begal Sadis Bercelurit Ditembak Tim Klewang di pinggir jalan Kam­pung Nias V, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Main Bacok, Motor Korban Dibawa Kabur

  Dibaca : 589 kali
Begal Sadis Bercelurit Ditembak Tim Klewang di pinggir jalan Kam­pung Nias V, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan, Main Bacok, Motor Korban Dibawa Kabur
BEGAL DITANGKAP— Beni Saputra (24) yang teribat aksi begal sepeda motor dihadiahi timah panas oleh Tim Klewang Satreskrim Polresta Padang gara-gara melawan saat ditangkap.

PADANG, METRO–Lagi asyik bermain ceki atau koa, begal sadis yang selalu ber­kasi membawa senjata tajam celurit untuk melukai korbannya, berhasil ditangkap Tim Klewang Satreskrim Polresta Pa­dang di pinggir jalan Kam­pung Nias V, Kelurahan Alang Laweh, Kecamatan Padang Selatan Minggu sore (6/6) sekitar pukul 16.00 WIB.

Namun, saat akan di­tangkap, pelaku bernama Beni Saputra (24) warga Dadok Tunggul Hitam, Ke­camatan Koto Tangah ini tidak menyerah begitu saja. Ia malah menge­luarkan celurit yang me­mang selalu dibawanya untuk beraksi, lalu be­ru­saha membacok Polisi yang akan menangkapnya.

Berusaha melindungi dirinya, Polisi pun langsung memberikan tembakan peringatan sembari me­minta pelaku melepaskan celurit dari genggaman tangannya. Hanya saja, pelaku tetap nekat mela­wan, hingga Polisi terpaksa menghadiahi pelaku de­ngan timah panas hingga menembus betis kirinya.

Seketika, pelaku yang memang dikenal sadis ini terkapar dan meringis ke­sakitan menyerah kepada Polisi. Setelah itu, pelaku pun dibawa ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Polda Sumbar untuk menda­pat­kan perawatan medis.

Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fer­nanda menjelaskan, pe­nangkapan pelaku Beni ini menindaklanjuti laporan korban berinisial N (19) yang mengaku telah men­jadi korban begal kampung Nias V, samping Chers Bil­yard atau depan Haus tea, Ke­lurahan Alang Laweh, K­ecamatan Padang Se­latan.

“Kejadiannya, ketika itu korban sedang mengen­darai sepeda motor. Tiba-tiba saja pelaku mengejar korban dan mencoba mem­bacok korban meng­guna­kan celurit pada hari Jumat (4/6). Karena me­rasa teran­cam dan ketaku­tan, korban meninggalkan sepeda mo­tornya dan ber­lari me­nyelamatkan diri,” kata Kompol Rico, Senin (7/6).

Ditambahkan Kompol Rico, dari laporan itulah, pihaknya kemudian penye­lidikan untuk mengungkap kasus ini, dengan memintai keterangan saksi-saksi dan meminta rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian, hingga identitas pelaku berhasil diungkap.

“Setelah identitas pe­laku diungkap, kita melacak keberadaan pelaku. Tak butuh waktu lama, kita melihat pelaku sedang be­rada di warung, petugas langsung berusaha me­nangkap. Namun pelaku tidak mau ditangkap dan mencoba melawan dengan mengeluarkan senjata ta­jam jenis cerurit,” ujar Kompol Rico.

Kompol Rico me­nu­tur­kan,  ketika itu petugas langsung mengarahkan senjata ke atas sebagai tembakan peringatan, na­mun tidak dihiraukan pe­laku.  Terpaksa pelaku di­hadiahi timah panas, se­hingga tidak bisa melawan, celurit yang berada di ta­nganya jatuh dan berhasil diamankan.

“Pelaku merupakan be­gal yang sudah beraksi beberapa kali di Kota Pa­dang. Ini yang akan terus kita dalami. Dari kete­ra­ngannya, pelaku beraksi saat dinihari dan jalanan sepi. Sasarannya meru­pakan pengendara sepeda motor yang seorang diri. Pelaku menggunakan celu­rit untuk mengancam atau­pun melukai korbannya,” pungkasnya. (rom)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional