Menu

Begal Modus Pura-pura Todong Pistol Ditangkap, Kendaraan Angkutan Barang jadi Sasaran

  Dibaca : 76 kali
Begal Modus Pura-pura Todong Pistol Ditangkap, Kendaraan Angkutan Barang jadi Sasaran
JALANI PEMERIKSAAN— Pelaku begal spesialis angkutan barang, berinisial WA (24) menjalani pemeriksaan di Mapolres setelah ditangkap. (ramadalius/posmetro)

LIMAPULUH KOTA, METRO – Satu persatu komplotan begal dengan sasaran kendaraan angkutan barang yang melintas di Jalan Lintas Sumbar-Riau berhasil diringkus Jajaran Satreskrim Polres Limapuluh Kota. Sebelumnya dua orang pelaku sudah terlebih dahulu diringkus, dan kini bertambah satu orang lagi yang sempat ditetapkan dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

Pelaku berinisial WA (24) yang berstatus pengangguran itu ditangkap ketika sedang tertidur pulas di rumahnya yang tidak jauh dari Jembatan Timbang Oto (JTO) Tanjung Balik. Pelaku yang sempat kabur beberapa bulan ke Kawasan Muaro Takus, Propinsi Riau itu kembali ke rumahnya dikarenakan keluarganya ada kemalangan.

Kasatreskrim Polres Limapuluh Kota, AKP Anton Luther mengatakan pelaku WA ditangkap Kota Minggu (6/10) sekitar pukul 01.55 Wib dinihari berdasarkan laporan LP/50/V/2019/SPKT LPK tanggal 17 Mei terkait kasus begal (pencurian dengan kekerasan) yang ia lakukan bersama sejumlah rekanya di Kawasan Tanjung Balik.

“Sebelumnya, kita menangkap dua orang rekannya. Namun, ketika itu pelaku WA berhasil melarikan diri dan terpaksa pulang karena keluarganya mengalami musibah. Pelaku sudah sempat jadi buronan dan diketahui kabur ke Riau. Ketika dia pulang, langsung kita tangkap,” kata AKP Anton Luther, Rabu (9/10) kepada Wartawan.

AKP Anton Luther menambahkan, aksi tersangka dan kawanannya kerap meresahkan pengguna jalan, terutama para sopir angkutan barang. Dengan tertangkapnya kawanan itu, ia berharap masyarakat yang melintas di jalur Sumbar-Riau mendapat kenyamanan dan keamanan.

Sementara pelaku WA saat menjalani pemeriksaan di Mapolres Limapuluh Kota mengaku ia baru satu kali melakukan aksi tersebut, dalam melancarkan aksinya. Modusnya, ia menakuti korban dengan cara seolah-olah menodongkan senjata kepada para korbannnya.

“Baru satu kali pak, saya melakukan itu, saya menakuti korban dengan cara pura-pura menodongkan senjata ke pinggang korban, padahal yang saya todongkan adalah jari tangan saya,” ungkapnya kepada penyidik. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional