Close

Bedakan Tarif si Kaya dan si Miskin, PDAM Sosialisasikan Penyesuaian Tarif Bersama

SOSIALISASI—Bupati Suhatri Bur saat sosialisasi PDAM.

PDG. PARIAMAN, METRO–Bupati Padangpariaman Suhatri Bur menyatakan penyesuaian tarif Perusahaan Air Minum Dae­rah (PDAM) Kabupaten Padang­pariaman penting dilakukan, karena tarif se­karang masih memakai peraturan Bupati Padangpariaman tahun 2015.

“Kalau tidak dilakukan penyesuaian tarif PDAM akan terus menjadi kurang sehat dan menjadi temuan BPKP, karena batas mela­kukan penyesuaan tarif berdasarkan Permendagri dan diteruskan oleh peraturan Gubernur Sumatra Barat paling lambat tahun 2018,” kata Bupati Pa­dang­pariaman Suhatri Saat mem­berikan arahan da­lam acara sosialisasi pe­nyesuaian tarif PDAMPadangpariaman, kema­rin.

Kenapa tidak jelas­nya, penyesuaian tarif atas dan tarif bawah untuk PDAM boleh November 2022 ha­rus telah dilakukan, namun karena masih ada persoalan pipa air PDAM yang bocor ba­ru sekarang dlakukan pro­ses penyesuaian tarif.

“Karena itulah perlu dilakukan penyesuaian tarif dengan melakukan sosia­lisasi kepada semua pihak di Kabupaten Pa­dang­pa­riaman. Seperti dengan mengumpukan Camat, Wali­nagari dan wartawan serta LSM ini telah tepat. Apalagi sebelumnya perwakilan para konsumen juga telah dilakukan sosialisasi,” u­jarnya.

Namun demikian ka­tanya, dalam penyesuaian tarif menjelaskan kepada kepada PDAM agar mela­kukan dengan subsisdi silang. Artinya, ada regulasi tarif untuk yang kaya dan si miskin harus ada permbedaanya.

“Saya meminta kepada camat, walinagari serta unsur terkait yang ikut dalam sosialisasi ini agar menyampaikan kepada semua lampisan masya­rakat. Sehingga dalam pe­nyesuaian tarif nanti tidak ada persoalan. Ini kita lakukan agar PDAM tidak lagi menjadi temuan dalam pemeriksaan BPKP,” tandasnya. (efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top