Menu

Bedah Lapau ala Refrizal Meningkat jadi “Lapau Mart”

  Dibaca : 429 kali
Bedah Lapau ala Refrizal Meningkat jadi “Lapau Mart”
ANTI LGBT— Ribuan masyarakat melakukan deklarasi Tolak LGB (lesbian, gay, biseksual dan transeksual) di Kota Padang, Minggu (18/11).
refrizal web

Anggota Komisi VI DPR RI Refrizal berfoto bersama awak redaksi Posmetro Padang dan Padang Ekspres usai berdiskusi tentang pembangunan Sumbar di Graha Pena Padang, Rabu (11/11/2015).

PADANG, METRO–Program bedah lapau yang digagas oleh anggota Fraksi PKS DPR RI, H Refrizal “naik kelas”. Selain memberikan bantuan keuangan kepada pengusaha lapau di Sumbar, ternyata program ini juga menaikkan status lapau. Dimana, sebelumnya lapau yang dibantu hanya berstatus kedai kecil, saat ini lapau sudah menjadi mini market yang dikelola dengan profesional.

”Sekarang, lapau-lapau yang dibedah itu, kita berikan penamaan yang sama. Seolah franchise, tapi bukan franchise. Namanya itu kita beri Lapau Mart,” sebut Refrizal saat bersilaturahim dengan jajaran Redaksi Harian POSMETRO Padang dan Padang Ekspres di Graha Pena Padang, Rabu (11/11).

Hadir, GM POSMETRO, Suleman Tanjung, Pemimpin Redaksi POSMETRO Reviandi, Redaktur Pelaksana Kustiah Reni Putri, Koordinator Liputan Ervin Hasibuan, dan sejumlah awak redaksi. Dari Padeks, hadir Wakil Pemred Heri Sugiarto dan Korlip Fajril Mubarak.

Anggota DPR RI Dapil II Sumbar ini menyebutkan, dengan adanya penamaan yang sama tersebut, bedah lapau nantinya juga akan dikelola oleh koperasi. Tujuannya, agar para pengusaha lapau dapat menyamakan persepsi dalam pengelolaan lapau ini. Karena, banyak lapau yang sulit berkembang karena sistem yang dipakai oleh pengusaha.

”Kita akan carikan orang yang profesional untuk mengelola koperasi ini nantinya. Jadi, kalau ada satu pengelolaan ini, sistem dan managemen usaha lapau dapat terkoordinir. Begitu modal, jika ada yang membutuhkan bantuan, para pengusaha bisa dibantu oleh koperasi,” jelas Refrizal.

Saat ini katanya, sudah ada ratusan lapau yang dibedah. Hal ini merupakan sebuah kebulatan tekad untuk menuntaskan amanah yang diberikan pemilihnya untuk melakukan bedah 1.000 lapau atau warung. ”Saat berkampanye 2014 lalu, kami berbeda dengan calon yang lain, tidak mengumbar janji. Tapi ingin membuktikan ke masyarakat, dan melanjutkan kerja selama ini,” kata Refrizal.

Anggota Komisi VI yang membidangi Perdagangan dan BUMN ini menargetkan, 2017 nanti, 1.000 lapau bakal terbedah. “Program ini masih didanai dari anggaran pribadi, dan dilaksanakan secara bertahap di Dapil II,” kata Refrizal.
Menariknya, bedah lapau yang digagas dan dijalankan Refrizal sejak periode 2009-2014 juga menarik perhatian pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Saat ini, Menteri Perdagangan akan mengadopsi program ini secara nasional.

“Kementerian Perdagangan tentunya memiliki dana yang lebih besar untuk melanjutkan program ini secara luas. Kami berdiskusi langsung dengan Pak Menteri (Rachmad Gobel) untuk program ini. Mungkin untuk satu lapau bisa dapat Rp5 juta,” kata Refrizal. “Kalau pribadi, mungkin Rp2 juta saja.”
Dukungan secara nasional ini membuat semangat Refrizal kian meningkat untuk menuntaskan janjinya. Bahkan, dia tidak hanya sekadar melakukan bedah lapau saja. Memberikan motivasi dan pengetahuan tentang bisnis kepada para penerima bedah lapau.

“Kami juga mengubah mindset para pemilik lapau, agar mereka mengembangkan usaha di bidang lain,” sebutnya.

Meski tetap fokus dengan bedah lapau, Refrizal tidak melupakan tugas pokoknya sebagai wakil rakyat. Setiap reses, dia selalu menyempatkan diri menjaring aspirasi masyarakat di Sumbar II, Padangpariaman, Pariaman, Agam, Bukittinggi, Pasaman, Pasbar, Payakumbuh dan Limapuluh Kota. (da)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional