Menu

Bayi Laki-laki Dibuang di Teras Rumah

  Dibaca : 220 kali
Bayi Laki-laki Dibuang di Teras Rumah
JENGUK BAYI— Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias melihat bayi yang dibuang di kawasan kota itu, kemarin. Dia mengutuk keras pembuang bayi.

BUKITTINGGI, METRO – Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat 4,8 Kg dan memiliki panjang 22 cm dibuang orang tuanya Senin (15) malam di Jalan Datuk Majo Nan Kuniang, Kelurahan Pulai Anak Air, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan, Bukittinggi. Bayi malang itu ditinggalkan di teras rumah Yuliana dengan dibungkus plastik kresek hitam.

Saat mendengar suara tangis bayi di teras depan rumahnya, segera Yuliana yang biasa dipanggil Nana keluar rumah dan terkejut menemukan sosok bayi mungil itu. Mendapati hal tersebut, Nana segera memberitahukan kepada suaminya Ahmad Muchadi dan melaporkan kejadian itu kepada ketua RT, Ketua RW dan Bhabinkamtibmas serta lurah setempat.

“Ketika ditemukan bayi ini di teras rumah dalam kondisi kedinginan dan disarankan untuk dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan dan setelah dicek kondisinya sehat,” ujar Nana saat menceritakan hal itu kepada Wali Kota Bukittinggi Ramlah Nurmatias.

Kejadian penemuan bayi di kawasan Pulai Anak Aia, menarik perhatian lagsung Wali Kota. Bersama Sekretaris Dinas Sosial, Antoni Samawil dan Lurah Pulai Anak Air Hendra Anthony Hatta, orang nomor satu di Bukittinggi itu langsung membezuk sang bayi. Bayi itu kini tengah dirawat di dalam inkubator Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi.

Selanjutnya di hadapan, Wali Kota menyampaikan keinginannya untuk dapat merawat dan memelihara bayi tersebut, “Izinkan kami untuk merawat dan membesarkannya pak, kami akan menjaga dan menyayanginya dengan sepenuh hati,” harap Nana.

Ramlan Nurmatias sangat menyayangkan begitu teganya ibu kandung yang membuang bayi mungil yang sehat dan tidak berdosa itu. Katanya, hal ini memang harus menjadi perhatian seluruh masyarakat, agar kedepan hal serupa tidak terjadi kembali.

”Sangat disayangkan begitu teganya orang yang telah menelantarkan bayi yang tidak berdosa ini. Kejadian ini kami harapkan tidak terulang kembali. Banyak cara yang bisa kita upayakan untuk mengantisipasi ini. Salah satunya dengan sekolah keluarga. Bagaimana orang tua lebih diingatkan pentingnya arti sebuah keluarga. Sehingga masalah sosial kemasyarakatan seperti ini, tidak terulang kembali,” ungkap Walikota.

Lebih lanjut, Wali Kota mengakui, dengan viralnya informasi tersebut di media sosial, sejumlah warga pun langsung menyatakan, ketertarikan mereka untuk mengadopsi bayi malang itu. Namun, sesuai dengan aturan yang berlaku, bagi masyarakat yang terpanggil untuk membesarkan bayi itu, dapat melewati prosedur di Dinas Sosial Bukittinggi.

”Anak ini statusnya kini adalah anak Negara. Dinas Sosial akan mengurusnya. Berkenaan dengan pengasuhan anak tersebut ada prosedur yang akan dilalui dan ada tim yang akan menilai. Kami harapkan dan doakan yang terbaik untuk sang anak yang tidak berdosa ini,” pungkasnya. (u)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional