Menu

Bayi Dibuang di Ladang Cokelat

  Dibaca : 1108 kali
Bayi Dibuang di Ladang Cokelat
ILUSTRASI

LIMAPULUH KOTA, METRO – Malang nian nasib bayi laki-laki ini. Baru saja lahir ke dunia, masih berlumuran darah dengan tali pusar melilit di tubuh sudah dibuang ibu kandungnya dengan menggunakan kantong plastik. Sungguh berat perjuangannya untuk bertahan hidup.

Bayi malang ini diduga sengaja dibuang di sebuah pondok dekat ladang cokelat atau kakao, di Jorong Balai Rupi, Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, Sabtu (25/8) sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolsek Payakumbuh AKP Afrinal Lubis didampingi Bhabinkamtibmas Aipda Dedi Aulia mengungkapkan, penemuan bayi tak berdosa itu diterima pihak kepolisian setelah mendapat laporan dari Wali Nagari Simalanggang, Kecamatan Payakumbuh, Limapuluh Kota, Ahmad, yang mendapat laporan dari warga.

Kapolsek beserta Kanit Reskrim dan Kanit Intel serta 6 orang anggotanya langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan penyelidikan. Tim mencari keterangan serta memasang garis polisi di pondok tempat penemuan bayi tersebut.

“Ditemukan seorang bayi laki-laki masih dalam keadaan hidup di dalam sebuah kantong plastik atau kresek warna hitam yang diikat dengan erat. Pada saat ditemukan, bayi itu hanya dibalut dengan handuk kecil berlumuran darah tanpa ada pakaian,” ungkap Afrinal Lubis.

Dijelaskan Afrinal Lubis, bayi laki-laki tersebut ditemukan di sebuah pondok tanpa dinding beralas anyaman bambu atau tempat shalat milik Sayfri Puin. Dalam keadaan masih berlumuran darah dan tali pusarnya masih belum dipotong.

Menurut Syafril Puin, penemuan bayi itu bermula saat dia akan bekerja di ladang cokelat. Tiba-tiba dia melihat di pondok tempat shalat miliknya, ada sebuah kantong plastik warna hitam dan kantong pelastik tersebut bergerak-gerak. Lalu Syafril Puin menghampiri plastik hitam tersebut dan membuka ikatannya.

Betapa kagetnya Syafri, di dalam plastik warna hitam tersebut ditemukan seorang bayi laki-laki masih hidup. Selanjutnya saksi Syafri Puin memberitahukan perihal penemuan bayi itu kepada saksi Aminin Amin yang juga sedang bekerja di ladang miliknya yang bersebelahan dengan ladang saksi Syafril Puin.

Tak berlselang lama, peristiwa penemuan bayi itu membuat warga setempat gempar dan berdatangan ke TKP, untuk kemudian bayi tersebut segera diselamatkan oleh Bidan Desa Nagari Simalanggang dengan membawanya ke Puskesmas Kotobaru Simalanggang yang selanjutnya dirujuk ke RSUD Achamad Darwis Suliki.

“Sejauh ini siapa orang tua yang telah tega membuang bayi tak berdosa itu, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” pungkas Kapolsek. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional