Close

Bawaslu Agam Latih Panwascam Pola Penyelesaian Sengketa Pemilu

MELATIH--Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam melatih kecakapan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dalam menyelesaikan sengketa kepemiluan.

Agam,metro–Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Agam melatih kecakapan Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dalam me­nyelesaikan sengketa ke­pemiluan.

Pelatihan yang dikemas dalam bentuk rapat fasilitasi dan pembinaan penyelesaian sengketa pemilu itu digelar di Hotel Maninjau Indah pada Jumat -Sabtu (18-19/11).

Ketua Bawaslu Kabupaten Agam, Elvys menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkokoh kualitas pengawasan pemilu di daerah itu.

Menurutnya, pengawas pemilu di kecamatan harus mempunyai pengetahuan mumpuni dan tahu apa yang menjadi kewe­nangannya.

Ditambahkan, penyelenggara harus paham betul regulasi, memahami konstruksi peraturan me­ngenai penyelesaian seng­keta.

“Panwascam juga perlu memahami secara kom­prehensif regulasi da­lam rangka memberikan perlindungan terhadap hak politik peserta untuk dipilih,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, dari fasilitasi dan pembinaan tersebut diharapkan tercipta kesepahaman antara Bawaslu Agam dan Panwascam.

Dalam kegiatan itu, Bawaslu Agam mengha­dirkan Komisi Informasi Sumatera Barat, Arfitriati dan pemerhati Pemilu, Surya Efitrimen sebagai pemateri.

Arfitriati menjelaskan, Panwascam bertindak mem­fasilitasi dan tidak di­perkenankan memberikan keputusan. Solusi ataupun konklusi bersumber dari para pihak yang berseng­keta.

Menurutnya, keteram­pilan yang dibutuhkan bagi mediator ialah memperhalus bahasa, fokus kepada hal-hal yang positif, fokus pada kepentingan dan memadukan perma­salahan para pihak, serta memperlunak tuntutan dan ancaman.

“Tugas mediator a­dalah fokus kepada pe­nyelesaian dimasa datang. Bukan menggali yang lalu, termasuk siapa yang sa­lah dan benar,” terang­nya.

Sementara itu, Surya Efitrimen dalam materi­nya menjelaskan, permohonan sengketa disampaikan paling lama tiga hari kerja sejak tanggal penetapan Keputusan KPU, KPU provinsi atau KPU kabupaten/kota.

Ia mengurai, tahapan tugas penyelesaian seng­keta terbagi dalam beberapa langkah, yaitu mene­rima permohonan pe­nye­lesaian sengketa proses pemilu, lalu memverifikasi secara formal dan material permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu.

“Kemudian melakukan mediasi antar pihak yang bersengketa, mela­kukan adjudikasi sengketa proses pemilu, serta memutus penyelesaian sengketa proses pemilu,” jelasnya.

Pada kegiatan tersebut Panwascam juga melakukan simulasi penyelesaian sengketa bersama Tim Fasilitator Bawaslu Provinsi Sumatera Barat.(pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top