Close

Bawa Senjata Tajam, 6 Remaja Tawuran Diringkus Tim gabungan Polresta Padang 

TAWURAN— Enam remaja yang hendak melakukan aksi tawuran diamankan jajaran Polresta Padang bersama barang bukti senjata tajam.

PADANG, METRO–Tim gabungan Polresta Padang  yang tengah mela­kukan giat cipta kondisi (cipkon) membubarkan dua kelompok remaja bersen­jata tajam yang hendak melakukan aksi tawuran di Jalan M Thamrin, Kelura­han Alang Laweh, Keca­matan Padang Selatan, Minggu (20/3) sekitar pukul 04.00 WIB.

Sesaat petugas menda­tangi lokasi tersebut, pulu­han remaja ini langsung berhamburan dan kabur menggunakan sepeda motor masing-masing. Na­mun berkat kesiapan petu­gas enam di antara pulu­han remaja tersebut ber­hasil diamankan beserta tiga bilah besi yang dibuat menyerupai senjata tajam jenis klewang dan parang. Setelah itu, keenam remaja tersebut langsung dia­man­kan ke Markas Polresta Padang untuk menjalani proses lebih lanjut.

Kasat Intelkam Polres­ta Padang Kompol Ridwan selaku Pamenwas operasi cipkon mengatakan, pi­haknya membubarkan aksi tawuran itu setelah men­dapatkan informasi dari­ma­syarakat setempat yang resah dengan kebe­radaan adanya seke­lom­pok remaja yang akan me­lakukan tawuran di lokasi tersebut.

“Mendapatkan informasi itu, kami langsung mengerahkan personel menuju ke lokasi. Mereka pun langsung berhamburan melarikan diri menggunakan sepeda motor. Tapi, ada enam orang remaja yang berhasil diamankan bersama senjata tajam. Jika ditemukan indikasi tindak pidana maka akan diproses secara pidana, jika tidak mereka akan dibina dan orang tua masing-masing kami panggil,” katanya.

Dikatakan Ridwan, Polresta Padang akan terus menggelar operasi cipta kondisi untuk mengantisipasi aksi tawuran serta balap liar yang kerap terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu pagi.

“Perbuatan mereka ini telah meresahkan masya­ra­kat serta pengguna jalan serta mengganggu rasa aman serta ketertiban. Bah­kan, mereka juga mem­ba­wa senjata tajam sehingga membahayakan orang lain,”ungkap Ridwan.

Menurut Ridwan, operasi cipta kondisi melibatkan personel gabungan dari Satuan Sabhara, Satreskrim beserta Tim Klewang, Satresnarkoba, Intelkam, dan lainnya. Selain itu, semua Polsek juga menggelar patroli.

“Kami mengingatkan kepada orang tua agar tetap mengawasi anak ma­sing masing serta tidak mengizinkan anak keluar hingga larut malam,” tegasnya.

Salah seorang remaja yang diamankan polisi dari lokasi kejadian berinisial D (17), membela diri dan membantah kalau dirinya ikut aksi tawuran.

“Saya pulang main biliar dan kebetulan lewat di lokasi kejadian, saya tidak ikut tawuran,” klaim remaja yang kini masih berstatus sebagai pelajar salah satu sekolah di kota setempat.

Selain mengamankan diduga pelaku tawuran, jajaran Polresta Padang khu­susnya jajaran Satlantas juga melakukan giat cipkon antisipasi balap liar dan knalpot racing.

Giat cipkon yang disebut kegiatan Night Blue Patrol ini dilakukan Sabtu (19/3) yang dimulai pada pukul 20.00 WIB ini, sebanyak 41 kendaraan yang terdiri dari 39 unit kendaraan roda dua dan dua mobil yang memakai knalpot racing diamankan ke mako Polresta Padang.

“Selain 39 motor dan dua mobil, kami juga turut mengamankan barang bukti SIM sebanyak 11 berkas, STNK enam berkas. Untuk sepeda motor bisa kembali diambil setelah pemilik mengganti knalpot dengan yang standar disertai dengan bukti surat kepemilikan kendaraan,” ujar Kasatlantas Polresta Padang AKP Alfin. (rom)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top