Menu

Bawa Parang, Besi Runcing, 18 ABG Diamankan di Kecamatan Kototangah, Dibuat Sendiri untuk Alat Tawuran

  Dibaca : 264 kali
Bawa Parang, Besi Runcing, 18 ABG Diamankan di Kecamatan Kototangah, Dibuat Sendiri untuk Alat Tawuran
Sekitar 18 anak baru gede (ABG) di bawah umur diduga kuat akan bakuhantam alias tawuran berhasil dicegah.

BUNGO PASANG, METRO–Sekitar 18 anak baru gede (ABG) di bawah umur diduga kuat akan ba­ku­han­tam alias tawuran berhasil dicegah. Mereka diamankan di kawasan Jalan Bhayangkara RT.003 RW 13 Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Kototangah, saat tim patroli wilayah hukum Polsek Kototangah yang dipimpin Kapolsek AKP Afrino, SH MH sejak Sabtu (11/9) hingga Minggu (12/9) dinihari pukul 01.15 WIB.

Dari tangan belasan ABG ini, aparat kepolisian menyita potongan besi runcing, besi pipa, bambu  dan sebilah parang. Me­nindaklanjutinya, sebanyak 18 orang anak dibawah umur ini digiring ke Ma­polsek Koto Tangah untuk dimintai keterangannya.

Kapolresta Padang Kom­bes Pol Imran Amir, SIK MH, melalui Kapolsek Koto Tangah AKP Afrino, mengaku, sebelum dila­kukan patrol rutin di wila­yah hokum Kototangah, beberapa orang warga di sekitar lokasi kejadian su­dah banyak yang menge­luh dan melapor kepada petugas piket Polsek Koto­tangah.

“Setiap malam minggu, bisingan knalpot kenda­raan makin menjadi jadi berlalu lalang. Selain itu warga dihantui rasa was was dengan aksi tawuran,” kata AKP Afrino.

Atas pertintah pim­pi­nan, menciptkan kondisi Kam­tibmas yang kondusif, la­poran wargapun ditang­gapi cepat. Dalam ber­samaan patrol rutin yang kita lakukan, tim kemudian mengarah ke lokasi.

“Benar saja dari lokasi kami mendapatkan dua kelompok anak-anak diba­wah umur berjalan kaki membawa potongan besi runcing, besi pipa, bam­bu  dan sebilah parang. Kuat dugaan mereka akan baku­ha­ntam,” katanya.

Dijelaskan Afrino, dari hasil interogasi yang dila­kukan, para ABG ini justru mengakui perbuatannya. Kepada petugas mereka mengaku akan bakuhantam dengan kelompok anak-anak yang ada di Kelu­rahan. Dadok Tunggul Hi­tam.

“Bahkan mereka me­nga­kui bahwa peralatan be­rupa besi yang sudah diruncingkan dan parang ini mereka buat sendiri dan memang sengaja diper­siapkan untuk tawuran,” jelas Afrino.

Menindaklanjutinya, mes­­ki belum ada korban di­antara kedua belah pi­hak, aparat memanggil orang­tua para ABG itu untuk diberikan arahan dan bimbingan. “Kita akan me­nin­dak tegas aksi ini, siapa dalang dari perbuata itu. Kasus ini masih dalam pe­ngem­bangan,” tegas Afrino. (ped)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional