Menu

Bawa 4 Karung Ganja, Avanza Dihujani Peluru

  Dibaca : 1197 kali
Bawa 4 Karung Ganja, Avanza Dihujani Peluru
DIBAWA KE POLRES— Empat orang pelaku yang berusaha menyelundupkan empat karung lebih daun ganja kering menggunakan mobil Avanza diamankan di Mapolres Payakumbuh.

PAYAKUMBUH, METRO
Mencoba menerobos polisi yang sedang menghadang, minibus jenis Toyota Avanza yang melaju kencang di kawasan Ngalau, Payakumbuh dan membawa narkoba jenis ganja sebanyak empat karung lebih, terpaksa dihujani peluru oleh Tim Opsnal Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Payakumbuh yang sedang melakukan pengejaran. Selasa (6/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

Mobil pelaku datang dari daerah Panyabungan, Sumatra Utara hendak menuju Payakumbuh itu, berhasil dihentikan setelah menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di traffik light. Pelaku di dalam mobil berusaha melarikan diri, namun upaya mereka gagal.

Setelah dilakukan pemeriksaan di dalam mobil, ditemukan ganja sebanyak tiga karung atau sekitar 100 kilogram yang rencannya akan diedarkan di wilayah Payakumbuh, namun upaya tersebut akhirnya gagal setelah pihak kepolisian mengetahui rencana penyelundupan tersebut.

Penangkapan terhadap empat orang pelaku yang diketahui berinisial EP (25), DAS (21), Vo (22) dan PD (24) ini berlangsung dramatis. Pasalnya, pelaku ketakutan saat mereka mengetahui ada polisi yang mengejar. Mobil yang dipacu dengan kecepatan tinggi akhirnya menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di traffik light.

Pada saat awal pengejaran, polisi yang mulai mendekati Avanza tersebut membuat pelaku panik. Salah pelaku berinisial PD nekat melompat keluar dari mobil di kawasan Ngalau, tetapi berhasil ditangkap.

Polisi pun lanjut melakukan pengejaran. Mobil Avanza yang melaju kencang terpaksa dilakukan penembak untuk menghentikannya. Namun, mobil tersebut tetap melaju memasuki pusat Kota Payakumbuh dan berusaha mengelabui petugas dengan memasuki gang-gang di Kelurahan Ibuah, Kecamatan Payakumbuh Barat.

Karena terperogok masuk ke jalan yang tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, tiga pelaku kemudian meninggalkan mobil yang mereka gunakan di halaman rumah warga berikut dengan tiga karung ganja. Ketiga pelaku melanjutkan pelariannya dengan cara berpencar.

Hampir dua jam melakukan penyisiran di kawasan itu, petugas menemukan dua pelaku yaitu EP dan DAS bersembunyi di rumah kosong dengan ditutupi kain. Tak lama berselang, petugas juga berhasil menangkap pelaku VO. Setelah itu, keempat pelaku bersama barang bukti 100 kg ganja yang dibungkus tiga karung, berikut dengan mobil Avanza dibawa ke Mapolres Payakumbuh untuk pengembangan kasus.

Kapolres Payakumbuh, AKBP Alex Prawira mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat akan ada pengiriman narkoba dengan jumlah besar dari Sumatra Utara ke Kota Payakumbuh menggunakan mobil Avanza BA 1329 RZ. Mendapatkan informasi itu, pihaknya kemudian melakukan penghadangan di Kawasan Ngalau Indah, Kota Payakumbuh untuk penghadangan.

“Beberapa jam menunggu, tim Satresnarkoba melihat mobil Avanza BA 1329 RZ yang dikemudikan EP bersama tiga rekannya melaju dari arah Ngalau menuju Kota Payakumbuh, sehingga dilakukan pencegatan, tetapi mobil Avanza yang dicurigai itu menerobos penghadangan petugas dan tancap gas dengan kecepatan tinggi,” kata AKBP Alex saat jumpa pers yang didampingi Wakapolres Kompol Jerry dan Kasat Resnarkoba, Iptu Desneri.

AKBP Alex menambahkan, karena tak terkendali, mobil yang mereka gunakan menabrak sepeda motor yang sedang berhenti di traffik light simpang By Paas Ngalau. Meski tidak menimbulkan korban jiwa namun pengendera sepeda motor sempat terjatuh dan mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya. Saat mobil akan masuk ke kota, satu pelaku melompat dari mobil, tetapi dengan mudah diamankan.

“Mobil yang tinggal tiga orang di dalamnya kita kejar kabur ke arah Ibuah. Mereka meninggalkan mobil di halaman warga dengan barang bukti tiga karung ganja diletakkan di bagian belakang. Dua orang bersembunyi di rumah kosong dan satu orang lagi di perumahan warga,” jelas AKBP Alex Prawira.

AKBP Alex menuturkan, para tersangka terbilang nekat, sebab anggota telah berulang kali memberikan tembakan peringatan dan bahkan sudah menembak mobil mereka, tetapi mereka tetap kabur dengan kecepatan tinggi dan hal itu sangat membahayakan bagi pengendara lain.

“Beruntung pengendara sepeda motor yang mereka tabrak hanya mengalami luka ringan. Empat orang pelaku sudah kita amankan saat ini bersama barang bukti 100 paket besar daun ganja. Tentunya, dari barang bukti yang sangat banyak ini pasti ada jaringan lain. Makanya kita akan terus kembangkan,” ungkap AKBP Alex.

Ditegaskan AKBP Alex, para tersangka mengakui membawa ganja kering dari Panyabungan, Sumatra Utara, menuju Kota Payakumbuh sesuai pesanan dari seseorang yang tidak dikenal dan rencana akan dijemput oleh seorang berinisial RK dengan panggilan orang gudang.

“Memang dari keterangan tersangka, barang ini dipesan orang yang tidak dikenalnya namun akan dijemput oleh seseorang berinisial RK. Yang bersangkutan masih DPO. Dan 100 paket besar ini memang rencana sesuai pengakuan tersangka akan di edarkan di Payakumbuh dan sekitarnya,” tambah tutup AKBP Alex. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional