Menu

Barrier Pembatas Jalan Tanpa Penerangan Picu Kecelakaan, Dishub bakal Bikin Spot Light

  Dibaca : 166 kali
Barrier Pembatas Jalan Tanpa Penerangan Picu Kecelakaan, Dishub bakal Bikin Spot Light
PICU KECELAKAAN— Salah satu barrier atau pembatas jalan tanpa lampu penerangan, di kawasan Jalan Rasuna Said, Simpang Telkom Padangbaru, sering terjadi kecelakaan di malam hari. Banyak pengendara mobil atau motor menabrak barrier, karena tidak terlihat. (hendra/posmetro)

RASUNA SAID, METRO  – Keberadaan barrier pembatas jalan banyak ditemui di ruas utama jalan di Kota Padang. Ada yang terbuat dari beton, seperti yang dijumpai di Jalan Rasuna Said, Jalan Sudirman, Jalan Raya Ampang hingga Andalas. Namun, barrier yang terbuat dari beton itu ternyata membuat masalah lain.

Pasalnya, tidak sedikit yang tertimpa musibah kecelakaan dengan menabrak pembatas jalan tersebut. Barrier tanpa lampu penerangan itu, sudah berulang kali ditabrak pengendara pada malam hari. Padahal, sejatinya salah satu fungsi barrier jalan tersebut, mengurai kemacetan di Kota Padang, karena volume kendaraan roda empat maupun roda dua semakin hari makin bertambah.

“Sering terjadi kecelakaan pada malam hari. Banyak mobil yang ’nyungsep’ menabrak beton pemisah jalan tersebut. Hal tersebut karena Barrier pemisah jalan tersebut tidak dilengkapi glass stud road (mata kucing) sehingga tidak terlihat oleh pengendara,” ujar Zomy, salah satu driver Gocar di Kota Padang, Selasa (13/8).

Pengendara mobil lain, Riki (25), menyebutkan, sering melihat mobil yang menabrak pembatas jalan di malam hari. “Ya rata-rata kendaraan dari luar Kota Padang yang menabrak beton pembatas jalan ini. Seharusnya ada tanda atau warna yang terang yang mencolok. Agar tidak terjadi kecelakaan tunggal menabrak barrier jalan,” kata Riki.

Sebuah jalan bisa dikatakan layak apabila dilengkapi dengan penerangan atau rambu-rambu. “Intinya penerangan jalan sangat diperlukan. Mohon dinas terkait juga ikut memperhatikan hal ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Padang Dian Fakri mengakui, jika sering mendengar sering terjadi kecelakaan tunggal di barrier pembatas jalan di malam hari. Salah satu penyebabnya, karena pemilik kendaraan tidak melihat dengan jelas adanya pembatas jalan tersebut.

“Sedang kita anggarkan. Ini memang menjadi pekerjaan rumah Dishub. Saat ini anggaran belum ada. Jadi kami berencana membuat spot light di tengah barrier jalan yang nanti akan bercahaya di malam hari. Sehingga nampak oleh pengendara,” ujar Dian.

Keberadaan pembatas jalan memang ada manfaatnya. Tapi di sini lain, juga perlu penerangan guna menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Mantan Kasat Pol PP Padang itu menambahkan, barrier pembatas jalan tersebut tidak mungkin dibongkar karena fungsinya sangat penting karena mengurai kemacetan dan mencegah pengendara berbelok sembarangan.

“Jadi tidak mungkin kita bongkar fungsinya sangat penting. Diharapkan pengendara lebih hati-hati melewati jalur tersebut. Nantinya kalau telah terealisasi spot light kita harapkan akan meminimalisir kecelakaan,” pungkasnya. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional