Menu

Barang Ilegal Rp4 Miliar Dimusnahkan

  Dibaca : 124 kali
Barang Ilegal Rp4 Miliar Dimusnahkan

PADANG, METRO – Kantor Bea dan Cukai Teluk Bayur memusnahkan 6,7 juta batang rokok illegal, serta 868 barang impor yang tidak memiliki izin berupa kosmetik, sex toys, suplemen dan obat-obatan serta makanan dan anak panah. Dilakukan di halaman Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) tipe Madya Pabean B Teluk bayur, Rabu (12/12) sekitar pukul 11.00 WIB.

Penyitaan barang barang ilegal itu juga berkat kerja sama PT Pos Indonesia dengan kantor wilayah Sumatera Barat bagian barat KPPBC tipe madya pabean B Teluk bayur. Pemusnahan dihadiri pihak Kepolisian, TNI AD, TNI AL, Kementerian Kelautan, dan undangan lainnya.

Kepala Kantor Bea dan Cukai Teluk Bayur Padang, Hilman Satria mengatakan, 6,7 juta batang rokok itu merupakan penindakan yang yang kedua dilakukan selama tahun 2018 dan baru saja mendapatkan persetujuan untuk pemusnahan dari Kementerian Keuangan.

“Jutaan rokok yang dimusnahkan itu hasil penindakan di beberapa daerah di Sumatera Barat. Terutama daerah Pasaman, Pasaman Barat. Tanahdatar, Kabupaten Solok dan beberapa daerah lainnya. Terakhir kami tindak bulan lalu di daerah Kabupaten Solok Selatan untuk rokok tanpa cukai ini,” lanjutnya.

Rokok yang ditindak tersebut merupakan rokok tanpa cukai, cukai kedaluwarsa dan cukai yang tidak sesuai peruntukannya. Seperti merk gudang cengkeh, luffman, H Mind, Cofee stik dan sport Gold.

Selain itu, pihaknya juga memusnahkan barang bukti lainnya yang tidak memiliki izin edar berupa alat bantu seks, kosmetik dan alat kesehatan. “Barang yang dimusnakan itu diperkirakan bernilai Rp 4 miliar lebih. Potensi kerugian negara yang di timbulkan mencapai Rp2 miliar lebih,” ujarnya.

Alat-alat tersebut ditindak melalui Pos Indonesia dan di Bandara Internasional Minangkabau. “Kebanyakan alat ini merupakan hasil belanja online yang dikirim melalui Pos Indonesia dan melalui bandara,” sambungnya.

Ia mengimbau, masyarakat Sumatera Barat agar tidak menggunakan barang tanpa izin edar atau menghisap rokok tanpa cukai.

Selama periode januari sampai Desember 2018, lanjutnya KPPBC tipe madya pabean B Teluk Bayur telah melakukan penindakan rokok illegal sejumlah 19.592.586 dengan perkirakan nilai barang sekitar Rp12 miliar lebih dan potensi kerugian negara sebanyak Rp6 miliar. (hsb)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional