Menu

Barang Dikosongkan dari Kampus, STIH Akan Melapor ke Polisi

  Dibaca : 190 kali
Barang Dikosongkan dari Kampus, STIH Akan Melapor ke Polisi
Barang Dikosongkan dari Kampus, STIH Akan Melapor ke Polisi

PONDOK, METRO
Buntut perseteruan antara STIH dan UNP Padang akhirnya berujung pembongkaran. Menurut pihak STIH, pihak UNP mengangkut dan mengeluarkan barang-barang milik STIH tanpa izin, dari gedung yang ada di Jalan AR Hakim No 6 Padang itu. Sementara pihak UNP mengatakan sebelumnya pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan yang lengkap beberapa kali, namun pihak STIH tidak mengindahkan.

“Aset-aset kampus itu tidak diketahui keberadaannya. Mereka (UNP) memaksa masuk tanpa izin dan mengeluarkan barang-barang kami yang merupakan aset kampus. Sampai sekarangpun tak diketahui keberadaannya,” sebut pembina YPKMI yang menaungi STIH Padang, Davip Maldian didampingi pengacaranya, Ejo Kurniawan.

Ia menjelaskan, kejadian itu terjadi pada Sabtu lalu. Semua barang-barang STIH senilai Rp350 juta diangkut paksa. Dan hingga kini tak jelas diletakan dimana. “Kami akan tuntut mereka. Mereka sudah melakukan pelanggaran HAM dan melakukan perbuatan sewenang-wenang,” kata Davip.

Kejadian itu menurutnya akan segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Menurut Davip, gedung itu milik negara dan bukan milik UNP. STIH lah yang selama ini menjaga dan merawatnya. Jadi seharusnya STIH lah yang paling berhak menempatinya. Kalaupun UNP bersikeras, maka UNP bisa memasukan gugatan ke pengadilan. “Biar pengadilan nanti yang memutuskan,” tandas Davip.

Pemberitahuan Tak Diindahkan
Sementara itu, Rektor UNP, Ganefri mengatakan, pihaknya memang telah mengeluarkan barang-barang milik STIH Padang. Hal itu terlebih dahulu telah disertakan dengan surat pemberitahuan yang lengkap beberapa kali. Namun pihak STIH tidak mengindahkan. Sehingga akkhirnya UNP mengeluarkanya sendiri.

Ia mengungkapkan, pada saat mau dipindahkan, UNP kembali mengkonfirmasikan kepada YPKMI atau pihak STIH tentang barang tersebut dimana akan diletakkan. Namun pihak STIH melalui ketua yayasan, mengaku tak punya tempat dan meminta pihak UNP untuk mengamankannya saja.

“Makanya kami amankan di gudang UNP dengan berita acara lengkap dan tanpa cacat sedikitpun. Jadi kalau pihal STIH mau mengambil, ya silahkan. Semuanya lengkap, pakai surat berita acara dan foto-foto baang-barangnya,” kata Ganefri. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional