Close

Banyak Pensiun, ASN Pemko Padang terus Berkurang, Arfian: Berharap Ada Penambahan Signifikan dari Pusat

SK PENSIUN— Sekda Andree Algamar menyerahkan SK pensiun periode September sampai Oktober 2022, kepada salah seorang ASN di aula Kantor Dinas Kesehatan.

AIA PACAH, METRO–Setiap tahun, ratusan Apa­ratur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemko Padang me­masuki masa pensiun. Hal ini ber­dampak dengan semakin kurangnya jumlah  CPNS ter­sebut setiap tahunnya.

Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kota Padang Arfian meng­ung­kap­kan, penerimaan CPNS yang dilakukan tahun lalu, tidak sebanding dengan jumlah ASN yang pensiun setiap tahunnya.

Pada tahun 2022 ini ASN Pemko Padang yang pen­siun berjumlah sebanyak 625 orang. Sementara itu, untuk penambahan CPNS di lingkungan Pemerintah Kota Padang masih ter­batas.

“Pada tahun lalu saja kita menerima CPNS sebanyak 110 orang. Jika dibandingkan dengan yang pensiun tahun ini makan tentu jumlahnya tidak seimbang,” katanya.

Melihat jumlah pega­wai yang pensiun dengan penerimaan CPNS tentu pertumbuhannya minus. Arfian mengatakan, berdasarkan analisa jabatan dan analisa beban kerja, jumlah PNS yang seharusnya ada di Pemko Padang adalah sebanyak 15 ribu orang. Namun yang ada sekarang hanya sekitar 8000. Itupun termasuk gu­ru.

“Kekurangan kita banyak sekali. Mau bagaimana lagi. Permintaan kita dibatasi oleh pemerintah pusat,” katanya.

Sementara di satu sisi, pengangkatan pegawai honor tidak diperbolehkan lagi. Yang ada cuma pegawai kontrak yang pengusulannya dari OPD.

Diharap Pemerintah Pusat kembali membuka kran penerimaan CPNS agar nantinya Pemko Pa­dang segera menyiapkan analisa sesuai dengan kebutuhan.

ASN Pensiun

Untuk diketahui, Rabu (13/7), sebanyak 56 ASN Pemko Padang menerima Surat Keputusan (SK) pensiun periode September sampai Oktober 2022. Surat Keputusan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar di aula Kantor Dinas Kesehatan Kota Padang.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada bapak/ibu yang telah mendedikasikan diri untuk mengabdi dan bekerja di Pemko Padang,” kata Andree.

Ia berharap, meski su­dah tidak menjadi ASN Pemko Padang lagi, namun pengabdian terhadap Kota Padang tidak boleh berhenti. Pemko Padang, lanjut dia, tentu membutuhkan masukan, kritikan serta saran untuk membangun. (tin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top