Menu

Bantuan Parpol Terancam Tak Cair

  Dibaca : 604 kali
Bantuan Parpol Terancam Tak Cair
Audy Joinaldy bersama dengan sejumlah influencer muda di Kota Padang, Sumbar.
Bendera parpol PDI P

Bendera partai di bundaran monumen Adipura di Kota Padang.

AIEPACAH, METRO–Dari 11 partai politik (parpol) yang memperoleh kursi di DPRD Padang, baru 4 parpol yang mengajukan bantuan keuangan ke Pemko. Sebanyak 7 parpol masih berisiko anggaran bantuannya tidak dapat dicairkan, karena waktu yang semakin kasip.

”Diharap kerja sama dari parpol segera melakukan pengajuan agar anggarannya bisa dicairkan sebelum November nanti. Tentunya dengan melengkapi semua persyaratan sesuai ketentuan,” kata Asisten Bidang Administrasi Corri Saidan, saat sosialisasi bantuan keuangan parpol di Balai Kota Padang, Aiepacah, Senin (28/9).

Menurut Corri, pencairan bantuan keuangan parpol kerap terkendala dengan kelengkapan administrasi dari pengelola keuangan. Selain itu karena sering bergantinya bendahara atau pengelola keuangan di partai sehingga berakibat keterlambatan. Serta audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang masih terdapat catatan.

”Bila terjadi keterlambatan, maka dana bantuan tersebut tidak dapat dicairkan. Dampaknya juga menjadi bagian dari silpa di APBD,” sebutnya.
Asisten III ini menambahkan, bantuan keuangan untuk parpol bersumber dari APBD yang diberikan secara proporsional kepada parpol yang mendapatkan kursi di DPRD.

”Dengan adanya bantuan keuangan ini kita sama-sama berharap pembangunan dan pendidikan politik serta pemantapan 4 pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI akan meningkat di tengah masyarakat,” imbuhnya.

Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Padang Eri Sendjaya mengatakan, sosialisasi yang diikuti oleh pengelola keuangan parpol yang mendapatkan kursi di DPRD ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dalam tata cara pengelola bantuan keuangan bagi kader parpol. Juga bertujuan agar terwujudnya akuntabilitas pengelolaan bantuan keuangan kepada parpol.

”Dalam kegiatan ini dihadirkan narasumber dari pemerintah provinsi serta beberapa pejabat di Pemko. Diharapkan akan meningkatkan pengetahuan bendahara atau pengelola keuangan partai politik,” pungkas Eri. (tin)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional