Menu

Bantuan Bayi Penderita Hidrosefalus Mulai Mengalir

  Dibaca : 64 kali
Bantuan Bayi Penderita Hidrosefalus Mulai Mengalir
RUMAH BARU— Bupati Limapuluh Kota Irfendi Arbi foto bersama keluarga tak mampu yang kini sudah memiliki rumah baru.

LIMAPULUH KOTA, METRO – Sehari pasca diketahui oleh sejumlah warga terkait kondisi Gino, bayi malang berusia dua bulan yang menderita pembesaran kepala (hidrosefalus) sejumlah bantuan mulai mengalir untuk anak dari pasangan Anggi dan Rizki itu.

Beberapa orang relawan yang peduli masalah sosial menyerahkan bantuan agar Gino bisa menjalani operasi. Penyerahan bantuan biaya pendamping selama Gino menjalani perawatan dan jelang operasi itu diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh orang tua Gino yang sehari-hari bekerja sebagai pembuat Batu Bata di Muaro Paiti Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sebelumnya, diberitakan Gino bayi malang yang berasal Batu Balang, Kecamatan Harau itu, tidak bisa menjalani operasi karena orang tuanya tidak memiliki biaya pendamping selama anaknya dirawat untuk menjalani operasi, karena tidak memiliki biaya itulah pihak keluarga memutuskan untuk merawat bocah laki-laki itu dirumah dengan pengobatan dan perawatan seadanya.

Kabar tersebut lantas membuat sejumlah relawan yang peduli masalah kemanusiaan dan sosial turun tangan ikut mengulurkan bantuan. Kamis 10/1) Muhandi Andi Torang didampingi sejumlah relawan kemanusiaan Kota Payakumbuh dan Kabupaten Limapuluh Kota datang untuk menjenguk sekaligus memberikan sedikit bantuan untuk Gino.

”Kita memang telah melihat langsung kondisi Gino tadi, dan memang kita harapkan ia harus segera dioperasi agar kepalanya tidak terus membesar. Mudah-mudahan dalam waktu dekat biaya pendamping yang dibutuhkan Gino bisa dibantu oleh orang-orang yang peduli dengan hal seperti ini,” ujar Andi diamini sejumlah relawan lainnya.

Andi juga menambahkan, anak pasangan Rizki dan Anggi tersebut sekarang tingal di rumah orang nenek Anggi di Jorong Padang Ambacang Kenagarian Batu Balang, persis di depan gerbang SD 02 Batu Balang.

Sebelumnya Gino tingal bersama orang tuanya di Muaro Peiti.

”Waktu kami datang, hanya ada orang tua perempuan Gino, sementara ayahnya masih di Muaro Paiti untuk bekerja. Kami juga menghimbau bagi kita semua untuk ikut meringankan beban Gino,” tutup Andi. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional