Menu

Bantuan 7.000 APD dan 35 Ribu Masker Tiba di Sumbar

  Dibaca : 487 kali
Bantuan 7.000 APD dan 35 Ribu Masker Tiba di Sumbar
TERIMA BANTUAN— Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit dan Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Erman Rahman bersama Forkopimda saat menerima bantuan APD dan Masker dari BNPB di Lanud Tabing Padang, Selasa (7/4).

PADANG, METRO
Bantuan alat pelindung diri (APD) dan masker dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), akhirnya mendarat di Lapangan Udara Tabing Padang, Selasa (7/4). Bantuan APD yang diterima Pemprov Sumbar tersebut jumlahnya mencapai 7.000 dan masker sebanyak 35 ribu masker.

 ”Benar, kita sudah menerima bantuan dari BNPB. Bantuan itu sudah sampai di Lapangan Udara Tabing. Bantuan tersebut akan disalurkan ke rumah-rumah sakit yang menangani pasien Covid-19 di Sumbar,” sebut Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit, Selasa (7/4) di Padang.

Kedatangan bantuan tersebut disaksikan sendiri oleh Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Danrem 032 Wirabraja Brigjen. TNI. Kunto Arif dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covi-19 Sumbar, Erman Rahman. “Mudah-mudahan dengan bantuan tersebut dapat mempercepat penanganan covid-19 di Sumbar. Karena kebutuhan kita akan APD selama ini masih sangat tinggi. Sementara ketersediaannya terbatas,”sebutnya.

Cegah Corona Pakai Masker
Sejalan dengan pemerintah pusat, guna mengurangi dan pencegahan penularan Corona Virus Disease (Covid-19) di Provinsi Sumbar, Gubernur mengeluarkan instruksi tentang penggunaan masker. “Gubernur telah mengeluarkan intruksi terkait dengan pengunaan masker dengan nomor: 360/013/COVID-19-SBR/IV-2020,” ujar Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman.

Dikatakan Jasman, intruksi gubernur tanggal 6 April 2020 itu agar tindak lanjuti Bupati dan Walikota. “Adapun bunyi intruksi tersebut yakni masyarakat didaerah untuk menjalanakan gerakan “masker untuk semua”,” katanya.

Lanjutnya, masker untuk semua itu mewajibkan seluruh masyarakat menggunakan masker berbahan kain tiga lapis apabila keluar rumah dengan tujuan yang sangat mendesak seperti berobat, membeli bahan pangan atau hal lain yang sangat penting. “Untuk masker kain agar dicuci dengan sabun atau deterjen setelah maksimal pemakaian empat jam dengan memastikan tangan bersih sebelum mengenakan masker,” ungkapnya.

Kemudian untuk pengunaan masker medis, hanya diperuntukan untuk tenaga kesehatan dan orang yang memiliki gejala penyakit pernapasan. “Oleh karena itu Bupati, Walikota, Walinagari, Kepala Desa, Lurah, Wali Jorong serta Ketua RT/RW, Kader PKK dan lainnya selalu mengingatkan warga menggunakan masker di luar rumah, kemudian menyebarluaskan intruksi ini dengan selalu melakukan pengawasan dalam pelaksanaannnya,” pungkasnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional