Close

Bantu Pemerintah Cegah dan Tanggulangi Covid-19, PT Semen Padang Raih Penghargaan Platinum dari Menaker

PENGHARGAAN MENAKER— Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy (kiri) menyerahkan penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-29 di Tempat Kerja dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, kepada Direktur Operasi PT Semen Padang Asri Mukhtar (kanan), Kamis (16/9).

PADANG, METRO–PT Semen Padang meraih penghargaan Program Pencegahan dan Penanggulangan Covid-29 di Tempat Kerja dengan kategori Platinum dari Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Republik Indonesia Ida Fauziyah.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Audy Joinaldy dan diterima oleh Direktur Operasi PT Semen Padang Asri Mukhtar di Padang, Kamis (16/9). Penyerahaan peng­hargaan itu turut disak­sikan Ke­pala Dinas Tenaga Kerja Dan Transmigrasi (Disna­ker­trans) Sumbar Nasrizal, Ketua Umum Asosiasi Pe­nga­was Ketenagakerjaan Sudi Astono dan Ketua Gugus Covid-19 PT Semen Padang Oktoweri.

Wakil Gubernur Sum­bar Audy Joinaldy meng­apre­siasi PT Semen Pa­dang, karena  merupakan perusahaan pertama yang menginisiasi program vak­sinasi untuk lansia dan juga karyawan serta mas­yara­kat di Sumatera Barat.

“Semen Padang yang paling top, ini perusahaan nenek moyang masya­ra­kat Sumbar. Selamat buat Semen Padang dan terus pertahankan dan semoga menjadi contoh bagi peru­sa­haan lainnya di Sumbar,” kata Audy.

Hal yang sama juga diungkapkan Kepala Disna­ker­trans Sumbar Nasrizal. Kata dia, ada beberapa indikator penilaian yang dilakukan sehingga PT Semen Padang mendapatkan penghargaan dengan kate­gori Platinum dari Menteri Ketenagakerjaan RI.

Di antaranya kepeser­taan dalam mematuhi pro­tokol kesehatan selama pan­demi Covid-19 di ling­kungan perusahaan dan itu tidak hanya di internal, tapi juga eksternal. Untuk internal, PT Semen Padang pa­tuh dalam pe­nye­lengga­raan, terutama membe­rikan perlindungan terha­dap karyawannya.

Bahkan kepatuhan ter­se­but, kemudian di­inisiasi dan dikembangkan secara kebutuhan dan itu menjadi contoh ketika pihaknya melihat hal-hal serupa juga diterapkan di tempat lain.

“Jadi, ada nilai lebih yang dimiliki Semen Pa­dang. Bahkan, dari 219 pe­rusahaan besar yang kami nilai, PT Semen Padang sangat layak mendapatkan penghargaan tertinggi, yai­tu kategori Platinum,” ka­tanya.

“Selamat untuk PT Semen Padang yang telah mendapatkan peng­har­ga­an tertinggi. PT Semen Pa­dang tetap menjadi terde­pan sesuai motonya, yaitu Kami Telah Berbuat Sebe­lum Yang Lain Memikir­kan­nya,” tambah Nasrizal.

Direktur Operasi PT Semen Padang Asri Mukh­tar mengaku bangga dan bersyukur atas peng­har­gaan yang diberikan Mena­ker, Ida Fauziyah. Dan tentunya, penghargaan tersebut tidak terlepas dari du­kungan Pemprov Sum­bar.

“Alhamdulillah, kami bang­ga dan bersyukur atas peng­hargaan ini. Peng­hargaan ini kami dapat, juga atas dukungan dan kerjasama Pemerintahan Sumbar yang telah men­jadikan PT Semen Padang sebagai pilot project untuk vaksin lansia,” katanya.

Selain vaksinasi lansia, kata Asri Mukhtar melan­jut­kan, PT Semen Padang juga konsisten untuk terus melakukan program vak­sinasi untuk karyawan dan juga keluarga serta masya­rakat lingkungan peru­sa­haan.

“Bagi PT Semen Pa­dang, program vaksinasi itu juga merupakan ikhtiar dan juga sebagai upaya untuk membentuk herd immunity di lingkungan PT Semen Padang. Dan ter­bukti, melalui upaya ter­sebut, kini kasus Covid-19 di PT Semen Padang me­nuju angka nol,” ujarnya.

Selain vaksinasi, sejak kasus Covid-19 mulai me­nye­bar ke Kota Padang, manajemen PT Semen Pa­dang sudah melakukan ber­bagai upaya untuk me­lawan penyebaran virus Covid-19 di lingkungan pe­ru­sahaan dengan mem­ben­tuk Gugus Covid-19.

Bahkan melalui Gugus Covid-19 tersebut, PT Semen Padang telah me­laku­kan banyak hal. Di an­taranya, menerapkan pro­tokol kesehatan di ling­kungan perusahaan, meng­gelar webinar tentang Co­vid-19 rutin setiap bulan dan lain sebagainya.

Kemudian untuk ek­ster­nal, PT Semen Padang juga telah memberikan bantuan kepada masyara­kat berupa sarana pence­gahan virus Covid-19, se­perti bantuan fasilitas tem­pat cuci tangan di fasilitas umum seperti puskesmas, perkantoran pemerintah, dan juga hand sanitizer. “Selain itu, PT Semen Pa­dang juga mela­kukan program penyem­protan disin­fek­tan di fa­silitas umum yang ada di ring 1 peru­sahaan, sekolah, perkan­toran, Pasar Bandar Buat dan Pasar Indarung,” pung­­kas Asri Mukhtar. (ren/rel)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top